Senin, 21 Maret 2011

Kelompok Penganyam Dengan Pengusaha Topi Bambu

Topi bambu Dua Angsa
Kelompok penganyam dengan pengusaha TopiBambu merupakan hal terpenting. Sayang sekali saat ini penganyam Topi Bambu dari generasi terdahulu sampai saat ini yang trampil masih terhitung jari dan masih
sedikitsehingga hasil kerajinan dan anyaman masih belum berkembang dengan pesat dan cepat. Kalau kita lihat zaman keemasan TopiBambu ini sejak tahun 1913 s/d 1930 hasil anyaman TopiBambu telah mencapai pasaran Eropa yang diproduksi oleh Kabupaten Tangerang ini tepatnay daerah Cikupa, Cisoka, RancaKalapa, RancaBuaya, Jambe , Tigaraksa  dan Balaraja yang banyak  pengrajin TopiBambu saat itu.
Kerjasama yang dilakukan pengusaha dan pengrajin anyaman dengan baik adalah kunci keberhasilan semua usaha.  Tak hanya itu menjalin kerjasama pengrajin, pembeli dan Pengusaha
harus tetap di pupuk  yang tidak ada batasnya.
TopiBambu saat bertemu dengan pengusaha TopiBambu Dua Angsa ini bernama Endin Burhanudin   saat ditemui di kediamannya di daerah Sukaharja Sindang Jaya  Pasar Kemis Kabupaten Tangerang merupakan  profil yang gigih dalam  belajar dan bekerja seperti tahun 1973 ini hanya dapat menyelesaikan Sekolah Menengah Pertama di daerah Cikupa yang dahulu di tempuh sekolah dengan jalan kaki dan sepeda, ujar bapak 4 orang anak ini meskipun hanya tamatan SMP tapi ke 3 putra Putrinya dapat menyelesaikanperguruan  Tinggi  dan  satu anak yang ke 4 masih di bangku SMK, Saat ini telah membina kelompok penganyam di 5 desa yaitu Desa Panongan, Desa Cisoka, Desa Jambe, Desa Tigaraksa dan Balaraja ini foto Pak Endin Burhanudin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar