Monday, November 21, 2011

Wow Topi Pramuka Banyak Di Cari

Penjemuran Topi loso ( buat Pramuka)
Sungguh luarbiasa dan tak terbiasa setelah komunitas TopiBambu berjalan menuju 1 Tahun Januari 2012 dan dengan memiliki rasa kepedulian terhadap TopiBambu dan pengrajin TopiBambu banyak telp masuk ke sekretariat terutama Telp kangagush.

Bulan Oktober dan November Komunitas TopiBambu dan Pengrajin Topibambu selalu mengikuti ajang Pameran baik dari pihak Pemerintah dan Swasta namun berjalan dengan waktu akhirnya TopiBambu baik Pramuka atau Topi besar mulai di cari pembeli.

Hasil Penjemuran Siap di Finishing

Singkat Cerita Pemesaran melalui Telp yang membutuhkan TopiBambu Pramuka bulan Oktober sebanyak 2000 Kodi untuk di distrubusikan ke seluruh indonesia, Pedagang dari Jakarta, solo dan surabaya Bulan November ini membutuhkan 100 Kodi Topi Pramuka, sedangkan Topi besar seperti Topi Pantai, Topi Koboy . Pemesanan ada yang dari Jakarta, Bali dan Lombok. Yachhhhh sungguh di luar dugaan namun karena pemesanan sangat singkat dan Stock di Sekretariat kosong akhirnya pemesanan belum terpenuhi. 19 November 2011 kangagush menelusuri pengrajin Topi Pramuka di wilayah Psr Kemis Tangerang karena dipasaran kenapa jadi mulai mahal??? Dan kenapa informasi yang didapat adanya kelangkaan Topi Pramuka “ alhasil kegiatan Pramuka sekarang mulai tumbuh kembali di luar daerah”
Wah ternyata hasil ngobrol dengan H Uding dimana beliau sejak umur 12 tahun sudah belajar dari kakeknya H . Rahana dan tahun 1970 waktu itu H Uding membuat topi buat pertanian atau topi simkayo. Saat ini Topi Pramuka kebanjiran pesanan sehingga banyak para agen dan distributor turun langsung ke pengrajin sehingga stock yang ada langsung di bawa oleh Agen “ yach jadi langka dan penjualan mulai ada peningkatan” semoga penganyam dan pengerajin dapat menikmati kenaikan harga tersebut.

Proses Penjahitan Topi Pramuka
Pak H. Uding Beserta Istri cerita History TopiBambu

Kesempatan yang tak ternilai kangagush mendapatkan Foto langsung dari pengrajin yang sedang memproses Topi Pramuka sepertidibawah ini.

Penampungan Sementara : Pasar Sentiong, Balaraja

Sabtu, 19 November 2011. Topi Bambu sempat main ke Pasar Sentiong untuk menemui teman lama disana. Ternyata disana sedang diadakan pembongkaran Pasar Sentiong, Balaraja. Terlihat sebagian pasar di dekat Terminal Sentiong, Balaraja tersebut sudah ditutupi seng dan sudah dibongkar.


Kebetulan teman lama ini mempunyai kios juga di pasar tersebut dan tengah beres-beres di tempat penampungan sementara Pasar Sentiong, akibat pembongkaran tersebut.
Akhimya Topi bambu pun ikut ke tempat pasar pindahan untuk penampungan sementaranya. Lokasinya penampungan sementara ini tepatnya berada di pojokan bagian dalam pasarnya.
Iseng-iseng Topi Bambu sambil ikut melihat yang sedang beres-beres merapikan barang dagangan dan tempat barunya, menanyakan ke beberapa pedagangnya. ternyata rencananya Pasar Sentiong di bongkar untuk dirapikan dan dijadikan pasar baru dan kemungkinan besar setelah bangunan pasar tersebut itu jadi maka para pedagang harus merogoh kocek lagi untuk menyewa pasar tersebut.
Kebanyakan dari pedagang tersebut mengeluhkan digusurnya pasar tersebut. bahkan beberapa diantaranya ada yang merasa rugi karena sewa kontrak kredit belum sampai 20 tahun sudah di gusur.
Ya apapun alasan tentang kebijakan yang diambil dengan pengusuran tersebut. Menurut hemat penulis nampaknya akan kurang maksimal. Belajar yang sudah-sudah dari pasar yang mengalami hal serupa bisanya setelah bangunan Pasar itu jadi para pedagang akan enggan untuk merogoh koceknya untuk mengontrak tempat baru tersebut.
Apalagi biasanya yang namanya pedagang-pedagang kecil itu bukanlah orang yang mampu karena mereka mementingkan untuk bertahan hidup terlebih dahulu. Akhirnya seperti yang sudah-sudah bangunan baru pasar tadi akan sepi dan tidak berfungsi.

Tuesday, November 15, 2011

Pusat Kerajinan ada di Jungle Walk


Kawasan Jungle Walk Kab. Tangerang
Perkembangan dan kemajuan untuk menjadikan konsep bisnis yang bermasyarakat dan memutar roda bisnis agar tetap berjalan di lingkungan Kab. Tangerang Prov.Banten.

Teguh Prayitno, direktur PT Sinar Puspapersada, anak usaha Intiland yang mengembangkan Talaga Bestari mengatakan pembangunan kluster The Forest akan menggunakan pendekatan konsep dan prinsip-prinsip eco-green atau ramah lingkungan. Prinsip dan konsep tersebut antara lain diwujudkan melalui pembangunan kawasan lingkungan yang asri (green environment) dan penerapan energi alternatif.Dengan konsep tersebut akhirnya diadakan pertemuan tepatnya tanggal 14 November 2011 di Alua Perumahan Telaga Bestari baik Pengusaha, Pemerintah Daerah dan Provinsi serta Asosiasi bidang kerajinan dan sepatu ” Asosiasi Eksportir dan Produksi Handicraft Indonesia (ASEPHI) Wilayah Banten” berkenan hadir termasuk juga Komunitas Topibambu yang mendapat undangan langsung dari Ketua ASEPHI Banten.

Diskusi Konsep Pusat Serambi Banten
Di diskusi kali ini bapak H. Machdiar dari Dinas UMKM Koperasi Kab. Tangerang memberikan konsep agar Tangerang ini menjadi pusat serambi Banten dan menjadi sarana pusat informasi tentang Tangerang dan Banten
Sedangkan Pak Rudiansyah dari Dinas Industri Perdagangan Prov Banten memberikan fasilitator agar parawisata kawasan Tangerang dan Banten agar menjadi tujuan objek wisata baik domestik ataupun internasional terutama parawisata ke Suku Baduy dan kawsan pantai.


Peninjauan Lokasi untuk Pusat Jungle Walk Free 1 Tahun **

Semoga Para pengusaha kecil dan menengah akan dibantu untuk bisa hadir di Jungle Walk Telaga Bestari ini sebagai sarana promosi.
Konsep Jungle Walk ini akan disedikan Pusat Kerajinan, Pusat Kuliner, Pusat Hiburan, Hutan Kota dan Pusat Perbelanjaan akan diberikan media promosi baik dilingkungan pemerintah dan pengusaha UMKM dan Asosiasi sebanyak 48 Ruko