Thursday, December 26, 2013

Topibambu Sambangi DISPORABUDPAR HUT ke 70 Kab. Tangerang Membuat 70 Model TopiBambu Terbanyak

Penurus Kejayan Kerajinan Topibambu Tangerang
Desember 2013, Di penghujung tahun 2013 TopiBambu berkesempatan dapat bertemu dengan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Parawisata (Disporabudpar) Kab. Tangerang, Bapak Soma Atmaja berdiskusi  tentang Komunitas Topibambu dalam rangka melestarikan Kebudayaan dan Parawisata di Kab. Tangerang ini dan dalam rangka menyambut HUT Kab. Tangerang yang ke -70.



Gambar HUT Kab Tangerang dari http://www.kabar6.com/tangerang-raya/komunitas.html.
Pada kesempatan ini Topibambu memberikan usulan untuk mempertahankan  dan melestarikan Topibambu jangan sampai punah dan saat ini menjadi Logo Kab.Tangerang sampai saat ini.
Topibambu Model ke 34


Adapun usulan dari Komunitas dalam rangka memeriahkan dan melestarikan kami " Topibambu" memberikan konsep sebagai berikut :
1. Membuat Model Topibambu dengan aneka bentuk  sebanyak 70 Model Topibambu
2. Memamerkan Topibambu tersebut melalui Fashion Show oleh para model dengan menggunakan Topibambu tersebut.
3. Melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan kembali topibambu kepada masyarakat sebagai produk lokal masyarakat Tangerang sejal tahun 1913
4. Topibambu bisa dijadikan kegiatan rutin dalam kedinasan sehingga dapat meningkatkan peningkatan masyarakat penganyam dan pengrajin di wilayah Kab. Tangerang.

Bapak Soma Bersama Kabid UMKM

Kadis Disporabudpar bersama Ketua Komunitas Topibambu



Namun sejak pertemuan sekitar 5 minggu lalu ini semoga dari pemerintah setempat tergerak mau mambantu para penganyam dan pengrajin memberikan peningkatan dalam memproduksi dan memasarkan produk lokal tersebut dan sebagai hadiah para tamu kunjungan  oleh oleh khas kerajinan. Dalam kesempatan tersebut komunitas topibambu sudah ada gallery sejak 2 tahun lalu setelah memiliki Rekor Topibambu terbesar dari Musium Rekor Indonesia yang merupakan Rekor Dunia pada bulan Agustus 2011 yang melestarikan dan mempertahankan topibambu berasal dari Kab, Tangerang.
Topibambu Karya Komunitas buat Pesanan ke Prancis 


Saturday, November 9, 2013

Pengusaha Hongkong Kunjungi Komunitas Topibambu


Cikupa, TopiBambu, Pada kunjungannya ke Indonesia, Pengusaha Hongkong mengunjungi galeri komunitas Topibambu di Cikupa, Tangerang, Sabtu (2/11).

Selama 2 jam, Pengusaha Hongkong didampingi oleh Ketua Komunitas Topibambu, dan Kabid UKM Dinas Koperasi UMKM Kab Tangerang, Ahmad Hidayat. Di galeri seluas 7x3m, pengusaha Hongkong melihat dan mencoba berbagai produk produk anyaman bambu mulai dari topi, tas, perlengkapan rumah tangga hingga produk unik peraih rekor dunia "topi terlebar". Dalam kunjungannya, Pengusaha Hongkong tertarik bekerjasama dengan Komunitas Topibambu untuk meningkatkan eskpor anyaman bambu.
 
Ada yang berbeda, sebelumnya Ketua Komunitas Topibambu, Agus Hasanudin sempat di hubungi oleh pengusaha Asal Jepang dari perusahaan Shigematsu Ltd yang tertarik untuk berkunjung ke galeri Komunitas Topibambu. Namun sayangnya, kang Agus mengatakan kunjungan dari pengusaha Jepang tertunda karena bertepatan dengan hari raya Idul Fitri.

Pengusaha Hongkong yang didampingi oleh pengusaha asal Indonesia, Surijaty mengungkapkan ketertarikannya dengan komunitas Topibambu dalam memperkenalkan dan mempromosikan  hingga memeroleh prestasi rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Atas dasar itu, pengusaha Hongkong memilih galeri komunitas Topibambu sebagai mitra produk anyaman bambu di Indonesia.

Tak hanya itu, kang Agus sangat senang bisa menerima kunjungan dari luar negeri ke galeri komunitas Topibambu. Semula, galeri komunitas Topibambu masih sederhana. Setelah PT Telkom melalui CDC Telkom akhirnya merenovasi galeri agar tampil lebih baik dan menarik.Alhasil, kata kang Agus, galeri komunitas Topibambu lebih optimis untuk mempromosikan produk anyaman bambu ke ranah internasional.

Lebih dari itu, komunitas Topibambu dan PT Telkom membuka learning center yang berfungsi sebagai pusat pelatihan, workshop hingga pemasaran produk UKM di dunia maya.
Suasana Pelatihan Komunitas Topibambu dengan PT.Telkom




Pengusaha Cina (Hongkong)


Penguasaha Hongkong bersama Kangagush Topibambu

Saturday, October 26, 2013

HUT KE 19 CITRA RAYA Belum Konsen Terhadap Produk Lokal Kerajinan Kab.Tangerang

Luar biasa perayaan HUT Citra Raya pada tanggal 20 Oktober 2013 diadakannya funbike sekitar 6000 peserta info manager Citra Raya, saat topibambu ikut serta untuk funbike bersama Onthel jadulnnya, Dalam sambutannya yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga , Kebudayaan dan Parawisata Kab. Tangerang H. Soma Atmaja  M.Si dikarenakan Bupati tidak hadir. Citra Raya sebagai pusat binis dan kota Mandiri yang telah melebarkan dan perluasan perumahan sebanyak  2.700 Ha ........yah semakin banyak warga pribumi yang tergusur ke tempat yang terpencil bahkan apabila tidak diperhatikan akan menjadi pengangguran. Dalam sambutannya Pak Soma Atmaja menitikberatkan pada faktor pendidikan untuk masyarakat sekitarnya khususnya pribumi agar tidak tertinggal oleh warga baru.
HUT Citra Raya ke 19
TIm Onthel Siap Eco Bike 

Bersama ini program HUT Citra Raya adalah
1. Eco Green : memperkenalkan kepada anak-anak Usia Dini mengenai penghijauan
2. Eco Care 1 : memberikan bantuan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga miskin
3. Eco Care 2 : Kegiatan yang menitik beratkan berupa bantuan perpustakaan kepada sekolah sekolah yang    belum memiliki perpustakaan.
Pererta Eco Bike HUT Citra Raya ke 19

Yah cukup luar biasa namun Topibambu sebagai komunitas yang peduli terhadap pengrajin dan penganyam kerajinan topibambu sejak dahulu sebelum adanya Citra Raya sudah ada , sangat ironis banyak sentra penganyam di sekitar kampung dekat dengan citra raya yang telah di huni ribuan keluarga yang datang ke Tangerang sudah mulai terlupakan dan sudah mulai hilang penganyam tersebut.
 Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga , Kebudayaan dan Parawisata  ( H Soma Atmaja & Kang Agush)

Semoga tulisan ini dapat mewakili pernganyam dan pengrajin kerajinan tangerang yang sudah mulai terlupakan, meskipun sekretariat Komunitas TopiBambu berjarak hanya 100 meter dari gerbang Citra Raya. Harapan kedepan semoga para pegawai lapangan yang seksi kebersihan semuanya menggunakan tudung belenong yang dibuat di cipari/ panongan dan topi bambu  laken mencintai produk lokal maka pengrajin akan maju dan peduli terhadap kerajinan asli Kab. Tangerang. Wow apalagi ada program CSR dari Citra Raya buat Pengrajin dan Penganyam Topibambu. Semoga bisa terlaksana dah bahkan Komunitas saat ini akan membantu pendidikaan warga pengrajin untuk dibuatkan POS BACA  ( Perpustakaan  semi permanen) di area pengrajin.



Tuesday, October 15, 2013

Lestarikan Topibambu Di Living Word dan Tangcity Mall

Suasana PechaKucha Living Word Alam Sutera

Topibambu pada bulan Oktober tepatnya tanggal 12 dan 13 Oktober 2013 mendapat undangan untuk memberikan tentang Komunitas Kreatif di acara ARtCreation 2013 merupakan suatu kegiatan dalam suatu rangkaian acara besar Festival Arsitektur dan Desain (FAD) Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) ARtCreation 2013 mengusung tema "AKTUALISASI IMAJINASI, MEWUJUDKAN KREASI" dengan maksud mengajak masyarakat luas agar selalu berimajinasi dan berinovasi serta berani untuk menuangkannya sehingga terwujudnya daya cipta yang luar biasa. Kegiatan Mini Pechakucha adalah kegiatan untuk menciptakan masyarakat untuk berkreasi & berinovasi dalam bidang desain, seni, dan pendidikan sehingga dapat menggali potensi kreatif sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah dari sektor industri kreatif dan pariwisata.


Pecha Kucha Mini

Dalam acara tersebut komunitas topibambu dan beberapa komunitas lainpun ikut berperanserta antara lain
Komunitas lubang jarum
Komunitas Masyarakat gemar membaca
Komunitas Musik Tangerang
Komunitas cat air
Backpacker
Couchsurfing
Indonesia sketchers


Talkshow dan Interaktif

 Sharing Topibambu bersama PT Nutrifood Indonesia

Topibambu secara bersamaan mendapatkan undangan untuk acara sharing di acara Tangcity Mall bersama Nutrifood indonesia ada di http://lifestyle.okezone.com/read/2013/10/09/28/879165/w-dank-jahe-suvenir-menyehatkan-dari-nutrifood bagian promosi Pak Chandra, semoga dengan acara ini berada di kawasan Tangerang Kota bersama para pengunjung memberikan informasi tentang komunitas Topibambu dan cara membuat kerajinan topibambu yang sudah mulai terlupakan.


Suasana Talkshows


Interaktif dan Talkshows


Topibambu Sharing Acara di Tang City Mall








Friday, October 11, 2013

Usaha Kerajinan Rotan Tangerang

Topibambu ingin menjalankan usaha untuk membantu dan memberikan wawasan kepada pelaku UKM bahwa dengan menjual atau berdagang secara online sangat banyak manfaat sekali . Bersama ini topibambu membantu pemasaran dengan pengrajin rotan yang berada di tangerang semoga baginyang membutuhkan bisa kami bantu  sehingga UKM  mendapatkan penghasilan yang meningkat. Berikut ini aneka macam kerajina Rotan seperti dibawah ini hasil ngobrol denga mang dedi asli dari cirebon


Sunday, July 28, 2013

Sentra UKM Online Komunitas Topibambu bersama PT. Telkom Indonesia

Tangerang saat ini merupakan kota yang banyak industri dan perumahan modern, tak dapat dipungkiri di Tangerang terdapat tiga kota penyanggah ibu kota Jakarta yang sangat dekat dengan pusat bisnis seperti Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kab. Tangerang. Namun tak dapat di hindarkan banyaknya pertambahan penduduk dan banyaknya perumahan baru sehingga 3 Daerah Tangerang pun saat ini penduduknya sangat padat sekali.


Salah satu sentra topi terbesar berlokasi di Tangerang Banten , tepat di kawasan Pasar Cikupa , Tangerang “ Galerry Komunitas TopiBambu” .Semua aneka topibambu ada di gallery tersebut , Topi bambu dari  Tangerang ini pada zaman Hindia Belanda merupakan produk unggulan yang sudah di ekspor ke Amerika dan Eropa (terutama Prancis). Dulu topi bambu ini dianyam oleh penduduk asli dan di perdagangkan oleh orang-orang Tionghoa, sedangkan ekpor ke luar negeri dilakukan oleh pedangan Eropa.
Kejayaan topibambu Tangerang mulai surut sekitar tahun 1930, hal tersebut terjadi karena merosotnya ekspor  akibat  adanya perubahan mode yang diminati pasar dunia dan saingan model topi dari pengrajin Amerika Selatan, selain itu adanya krisis ekonomi tahun 1930 yang menghantam ekpor impor dunia.
Peserta Pelatihan Portal Community Sentra UKM IndiPreneur
Komunitas Topibambu Bersama GM Kanwil PT. Telkom Indonesia  


Pendirian komunitas Topibambu dengan memiliki MISI untuk Menyediakan wadah silaturahmi daring (online) bagi warga Kabupaten Tangerang, Memberikan media jurnalisme masyarakat (citizen journalism) untuk kemajuan Kabupaten Tangerang, Mengangkat profil kewirausahaan dan UMKM di wilayah Kabupaten Tangerang danMemberikan pengetahuan dan wadah promosi usaha secara gratis kepada UMKM  warga Kabupaten Tangerang. Berjalan dengan waktu dan niat untuk mengembangkan UKM bagi yang belum bisa memasarkan Online akhirnya mendapat kepercayaan dari sponsor .

Sentra UKM Komunitas Topibambu ini mendapatkan kesempatan untuk membantu dan mengembangkan UKM yang belum memiliki toko online atau penjulan secara online dapat belajar di Galery Topi Bambu yang telah diberikan pemasangan jaringan WIFI secara gratis sehingga para UKM dan masyarakat  dapat belajar dan transaksi di lingkungan komunitas topibambu. Proses pun berjalan dengan lancar pertemuan di PT. Telkom BSD bersama komunitas berlanjut sehingga  telah di pasangnya WIFI ID sebanyak 3 unit dan baru terpasang 2 Unit dan  sudah aktif  ujar Pak Hidayat "  Koord AM Telkom Tangerang" di Gedung Graha Telkom BSD.

Pemasasangan Wifi di gallery Topibambu 

PElatihan Sentra UKM Topibambu Di Kantor Wil Telkom 



Dalam pegembangan tersebut tepatnya topibambu diberikan kesempatan pelatihan pembuatan website dan strategi bisnis Online dengan program IndiPreneur ini bertujuan memberikan spirit UMK agar bisa bergerak demi mendongkrak penjualan serta promosi. Selanjutnya akan berimbas pada pendapatan penjulan dan dapat meningkatkan kesejahteraan pengrajin UKM tersbut, ujar kepala Wilayah Telkom Jakarta Timur “ Bapak M. Amperandus  S” sambutan dalam pelatihan Portal Community Sentra UKM di Kanwil Telkom Jatinegara 4 hari yang lalu.


Berita lain bisa lihat di http://www.indipreneur.smartbisnis.co.id/public/page.html



Wednesday, July 24, 2013

Produk kerajinan topibambu "kampoeng BNI"

Pengrajin topi bambu tangerang setiap bulannya bisa memproduksi sebanyak 80.000 pcs topi pambu pramuka untuk di jual sampai ke seluruh indonesia yang saat ini masih bertahan.
Kegiatan pramuka trus di bina , kegiatan pramuka menjadi kegiatan yang dapat membina generasi muda yang mandiri dan berwawasan kebangsaan.

Namun dari segi kesejahteraan dengan majunya gerakan pramuka akan membawa berkah yang  menghidupi orang banyak.
Banyaknya penganyam 8000  di wilayah kab tangerang . Semoga pihak pemrintah dan pihak swasta' Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk membantu tempat untuk pameran produk  lokal topibambu.

Friday, July 12, 2013

Topi Bambu Hadir "APCO INCUBATION 2013"

Topi bambu hadir di ajang pameran produk antar negara asia, seperti Jepang, China, Malaysia, Vietnam dll, acara cukup meriah ada seminar dan produk dari lokal khusus dari indonesia ada aneka bambu, makanan dll.
APCO Incubation adalah kegiatan regional Asia Pacific untuk menetaskan calon wirausahawan. wow  Topibambu juga juga produk yang perlu di-inkubasi. Acaranya  di hotel Banana In Bandung, 11 Juni 2013 lalu.Ini sedikit foto .
 link dari http://klungbot.com/klungbot-membuka-apco-incubation-2013/
dan referensi http://www.sgu.ac.id/apco-incubation-2013

Ikut Serta Topibambu APCO Incubation 2013
Pengrajin Topibambu beserta Peserta
Tamu dari Luar Negri ke stand Topibambu
Stand Topibambu
Topibambu dalam Seminar
Model Topibambu     


Thursday, July 4, 2013

UKM Kursi Bambu dan Kerai Bambu

Topibambu ngobrol bersama ukm bambu yang sdh lama jualan bambu seperti kursi, bale, kerai dimana bambu di datangkan dari luar tangerang. Berikut ini yang mau pesan bisa dibantu:

Thursday, June 27, 2013

Usaha Pembuatan Tempe

Topibambu dapat ngobrol dengan pelaku UKM yang sudah lama membuat produksi tempe dimana sehari dapat membuat 500 buah tempe untuk di jual ke pasar cikupa. Selama produksi mulai dari proses pembersihan, perebusan sampai jadi tempe siap di berikan waktu beberapa jam sehingga tempe pagi hari jam 5 siap di jual
Untuk proses pembuatan tempe dijelaskan kan secara singkat di bawah ini:
......Menyusul...

Saturday, June 15, 2013

Lestarikan Bambu Hingga Ke Bapak Presiden


Kisah ini www.kangagush.blogspot.com komunitas topibambu  karena terinspirasi  dari seorang yang peduli terhadap lingkungan hidup semoga tulisan ini dapat bermanfaat, Kisah seorang H Chaerudin atau Bang idin mendapatkan Kalpataru sebagai perintis Lingkungan kali pasanggrahan, Bang idin sebagai rakyat yang sangat peduli lingkungan hidup di tengah suasana megapolitan namun tetap dengan niat iklas di hijaukan daerah aliran sungai, sehingga bermanfaat juga bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat dengan biaya pohon bambu yang  murah di tanam di sekitar sungai Kali Pasangrahan. Info dari Bang idin bahwa di Negara Cina merupakan produsen bambu nomor satu dunia sudah mengalami kekurangan akan tanaman ini. Semoga di Negara kita harus mengisi kekurangan pasokan tanaman bambu ini . Tanaman Bambu ini bisa tumbuh sangat baik di Indonesia dengan harapan bisa ekspor bambu nantinya.
Kunjungan Presiden ke Pabrik Topibambu Tangerang Tahun 1979

Melihat potensi bambu di kab. Tangerang  (dulu Benteng) dimana  sejak dahulu terkenal kota kerajinan bambu yang dekat sungai Cisadane (Senggereng)  telah mencatat sejarah ekspor ke hindia belanda saat ini kerajinan tersebut tetap dipertahankan.
Di dunia ini bambu merupakan salah satu tanaman dengan pertumbuhan yang sangat cepat, karena memiliki sistem rhizoma – dependen unik, dalam sehari  bambu dapat tumbuh sepanjang 60 Cm (24 Inchi) bahkan lebih tergantung pada kondisi tanah dan klimatologi tempat bambu di tanam.” The Book of Bamboo. SierraClub Books”

Tuesday, June 11, 2013

Kuliner Ayam Kampung Psr Kemis

Topibambu bersama tim survei Telkom untuk kerjasama dengan komunitas menuju ke pengrajin di daerah Psr Kemis dalam membahas Konsep Kampung IT, Perjalanan dari Galery dan setelah tiba di bengkel Topibambu cukup terik matahari dan berbincang dengan lama mulai proses pewarnaan, proses pencetakan, proses penjahitan sampai jadi topibambu.
Peranan pihak swasta dalam membantu UKM Topibambu ini harus tetap bersinergi dengan bapak angkat sehingga UKM bisa berjuang dan membantu para penganyam dan pengrajin untuk meningkatan perekonomian.
Pembakaran Ayam Kampung

Nah setelah acara selesai akhirnya tiba jam  makan siang, tidak jauh di dekat sekor Psr Kemis ada Kuliner Ayam Kampung dengan menu sayur asam dan tahu pepes dan masih banyak menu lainnya. Semoga bagi yang belum mencoba silakan mampir karena Kuliner ini milik HJ IIS baru berjalan 1 tahun.

Rumah Makan Beda Rasa

Tempat Lesehan