Senin, 01 September 2014

Pelatihan Kewirausahaan Kreasi Anyaman Bambu

Peserta Lomba Menganyam


Anyaman topi bambu merupakan primadona dan menjadi ikon pemerintah di Kabupaten Tangerang, termasuk Desa Bojongloa Kecamatan Cisoka dan sekitarnya. Sejak lama, hampir seluruh masyarakat di Desa Bojongloa menjadi pengayam topi pramuka dari bambu. Namun anyaman yang dibuat hanya setengah jadi yang biasa di sebut oleh masyarakat adalah loso atau tudung. Sangat disayangkan perhatian pemerintah terhadap para penganyam topi bambu ini sangat minim. Harga jual yang rendah menjadikan keberadaan pengayam topi bambu semakin berkurang.

Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu fungsi transformasi ilmu pengetahuan, pengembangan ilmu melalui kegiatan penelitian dan fungsi aplikasi ilmu pengetahuan didalam kehidupan masyarakat, maka Lembaga Pusat Pemberdayaan Masyarakat (PPM)  UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dimana Kami dari KKN Garuda’11 mendapatkan tempat di Desa Bojongloa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten. Beruntung, dalam menjalankan salah satu program kerja kami dapat bekerja sama dengan Komunitas Topi Bambu. Komunitas Topi Bambu merupakan sebuah komunitas yang bertujuan untuk mengenalkan kembali kerajinan topi bambu khas Tangerang.
Peserta Bersama PT. Telkom Support Doorprize

Peserta Kreasi bambu

Agus Hasanudin selaku Ketua Komunitas Topi Bambu atau biasa disapa kang agus menjelaskan bahwa kegiatan-kegiatan yang dilakukan komunitas Topi Bambu lebih kepada kegiatan membantu UKM mempromosikan produk anyaman topi bambu secara online. Topi bambu yang selama ini menjadi primadona di Kabupaten Tangerang ini tidak dapat membawa para pengayam bambu, di Desa Bojongloa khususnya, untuk dapat meningkatkan perekonomiannya. Masyarakat terlalu tertutup terhadap peluang besar bisnis dari anyaman bambu ini. 
Apabila masyarakat mau dan mampu mengkreasikan anyaman bambu ini maka tidak menutup kemungkinan produk anyaman bambu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu kami dari KKN Garuda’11 mengadakan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Kreasi Anyaman Bambu dengan Komunitas Topi Bambu dalam mengkreasikan bambu agar menjadi produk lain. Antusias warga ternyata sangat besar melebihi ekspektasi kami, kantor balai desa Bojongloa yang kami jadikan tempat acara pelatihan di penuhi oleh penganyam bambu yang memiliki semangat tinggi untuk belajar membuat kreasi anyaman bambu.

Kami harap semangat dan antusias para penganyam topi bambu dapat diimbangi dengan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mengembangkan dan mengangkat topi bambu ke pasar yang lebih luas. Selain itu kami berharap kedepannya Komunitas Topi Bambu dapat terus memperkenalkan produk ayaman topi bambu yang ada di kabupaten Tangerang ke seluruh Indonesia bahkan hingga ke seluruh dunia.
Kang Agush Bersma Peserta Pemenang lomba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar