Kamis, 24 November 2016

Tangerang sejak dulu masih dalam kekuasaan Belanda gabung dalam Distrik, namun di tahun 1920 masa penjajahan Belanda untuk mengairi tanaman sawah dan palawija di area sungai cisadane dan cidurian area tangerang barat saat ini dekat wisata taman solear.

Catatan sejarah 1927 sd 1932 pembangunan Pintu Air 10 cisadane di kerjakan semua masyarakat bergabung membangun irigasi tersebut.Bangunan Irigasi cisadane dengan panjang 125 Meter dengan 10 Pintu Air dan tinggi 10 meter sampai saat ini pun masih berdiri kokoh dan menjadi bagian Kota Tangerang sejak 1993 sudah terpisah dengan Kab.Tangerang.

Pak maryadi sudah lama menjaga pintu air 10 cisadane ini dan saat ini debit air apabila 12.5 meter masih dapat teratasi namun pernah melampaui sampai 14.5 meter dan ini menjadi waspada untuk daerah sekitarnya, saat di kunjungi topibambu, tanggal 20 Nopember 2016

Bendungan ini mulai di oprasikan tahun 1932 di masa penjajahan Belanda.Bendungan tersebut mamapu mengairi +/-1.500 Ha sawah yang berada daerah kota dan kabupaten tangerang.Bendungan ini lebih di kenal dengan sebutan "bendungan pinta air sepuluh"atau"sangego".

Sungai Cisadane adalah salah satu sungai utama yang mengalir melewati Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat. Sungai itu merentang sepanjang sekitar 80 Km. Sumber air Sungai Cisadane berawal dari Gunung Salak – Pangrango di Kabupaten Bogor, dan mengalir sampai ke muaranya yang ada di Laut Jawa.

Sesuai dengan nama julukan populernya, Bendungan Pintu Air Sepuluh Tangerang memiliki sepuluh buah pintu air yang lebarnya masing-masing sepuluh meter.

Fungsi bangunan sebagai bendungan maka inti bangunan adalah untuk mengatur aliran air di sungai cisadane. Bangunannya terdapat 10 pintu air dari besi 11 tiang penopangnya, konstruksi terbuat dari beton bertulang, pada sisi utara dan selatan bangunan terdapat rel lori yang digunakan untuk mendistribusikan pintu air pengganti jika ada pintu air yang rusak.

Penelusuran sungai cisadane hingga aliran Cidurian topibambu/kangagush langsung terjun ke daerah Kecamatan Solear dekat sekitar wisata monyet yang sejak dahulu sudah ada, tunggu edisi berikut nya....



Kangagush topibambu foto depan Pintu 10 Cisadane tanpak depan
Tanpak belakang Pintu 10 Cisadane
Aliran Sungai wilayah Cisadane dan Cidurian
Tanpak Belakang Pintu 10 Cisadane
Tanpak Depan Pintu 10 Cisadane
Irigasi Sungai Cidurian kab.Tangerang
Aliran sungai Cidurian Kab.Tangerang
Papan informasi Bendungan Sumur. CIDURIAN kab.Tangerang
Selengkapnya...

Senin, 14 November 2016

Sejak topi bambu pramuka menjadi produk lokal yang di pakai sejak 1984 waktu itu menjadi kelengkapan untuk pramuka di indonesia yang di cetuskan oleh ibu Tien Soeharto kala itu, dan di dukung oleh sejarah topi panama dari tangerang sudah menjadi saksi kemajuan industri kerajinan Tangerang kala itu, namun berjalan perubahan waktu Tangerang menjadi kota Industri sesuai Kepres Nom13 tahun 1976 untuk sejabodetabek.

Perjalanan komunitas topibambu dalam mempopulerkan kerajinan heritage tangerang ini dengan membuat wadah komunitas topibambu dengan harapan agar topibambu tetap lestari dan akhirnya mencatat sejarah rekor Dunia "Topibambu Terbesar Berdiamter 2 meter" sejak agustus 2011 lalu.

Penelitian dan pengamatan KTB sejak 2011 lalu pengarajin topibambu sebanyak 25 pengrajin yang dapat menghasilkan produk topibambu pramuka sekitar 8.000 kodi pramuka di kirim ke seluruh nusantara, namun di akhir 2013 kebijakan pramuka berubah dan tidak lagi menjadi bagian dari kelengkapan pramuka, akhirnya di tahun 2016 ini jumlah pengrajin topi pramuka yang bangkrut sebanyak 60% dari total 25, sedangkan jumalh penganyam topibambu pramuka berbahan dasar yg akan di finishing ke pengrajin saat ini berjumlah 3.000 orang yangbtersebar di beberapa kecamatan seperti kecamatan cisoka, pasangrahan, jambe, panongan, legok, sukamulya, psr kemis, sindang jaya .

Besar harapan agar produksi tetap berjalan sebaiknya untuk menjaga ekosistem peranan pemerintah harus mengadakan penanaman pohon bambu kembali atau konservasi tanaman bambu

Selengkapnya...

Sabtu, 12 November 2016

Pameran yang di adakan Asephi untuk wilayah Kab.Tangerang saat ini sudah yang ke 3 , namun pameran kerjasama dengan Summarecon Mall Serpong ini merupakan potensi UKM untuk meningkatkan pemasaran yang saat ini Bambu craft di fasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM kab.Tangerang dengan harapan umkm dapat memberikan warna dan persaingan perdagangan baik produk batik, kerajinan,tas reftil dan aneka produk Tangerang  berdaya saing tinggi ungkap H Edi yang menjelaskan saat pembukaan pameran ini sebagai Bidang fasilitasi Dinas Koperasi dan UMKM.

Kesempatan ini bambu craft menampilkan beberapa produk bambu, handmade, batik dan bambu laminasi .

Selengkapnya...