Minggu, 26 Februari 2017

Perjalanan dan proses menjadikan sebuah kampung yang dulu di awal tahun 2007 , Satu tahun kemudian 2008 dengan hobi jalan jalan dan kuliner  Ibu Haji nya mencoba memberanikan untuk mmebuka kuliner makanan dan kampung kalapa sangat sepi dan masyarakat tidak menduga ada sebuah resto sederhana mulai 5 gubung dan sekarang berkembang menjadi 20 gubung dengan memperdayakan pembuatan lapangan kerja saat ini sudah sebanyak 50 orang, ungkap pak Haji Arifin sambil minum teh poci di atas saung bersama Kangagus topibambu bercerita tentang Desa Kreatif ala Topibambu.

Hal yang menarik adalah bagaimana masyarakat mengetahui adanya resto yang di pojok ini, kerjasamapun berjalan dengan menulis artikel dan link di website topibambu memberikan trafik yang baik untuk media promosi.
Proses peningkatan pelayanan untuk pelanggan pak Haji pun selalu mengembangkan inovasi dan program unggulan mulai adanya taman, tempat outbond, jungle walk, wisata rusa, dan kedepan adanya perahu untuk kedepan.

Semoga ide  Kampung Kreatif ini akan memberikan nilai lebih dengan adanya seni belajar membatik di kampung Kalapa ini agar menjadikan Kampung kreatif memiliki nilai budaya membatik lokal berkerjasama dengan Lembaga Kursus Dan pelatihan TopibambuFoundation untuk mengembangkan Nilai kearifan lokal akan selalu ada agenda pelatihan membatik, pelatihan kerajinan bambu dan rotan.

Berikut ini hasil jepretan nya semoga menjadi Kampung Wisata Kreatif Kab.Tangerang menjadi bagian yang dapat membangun Tangerang.

Gerbang perkemahan
Warung Mini 
Wisata Rusa di Kampung kreatif
Rumah bambu untuk keluarga
Joging track atau junggle walk
Tempat pertemuan
Outbond untuk siswa TK
Gubung Saung Kalapa
Wisata Pemancingan
Track Outbond dan sungai kecil
Tugu Selamat Datang Di Kampung kreatif
Selengkapnya...

Kamis, 23 Februari 2017

Perkembangan Industri Kreatif yang di canangkan oleh Presiden Jokowi saat temu kreatif di ICE BSD sebagai tulang pungung ekonomi Indonesia, sesuai arahan dalam nawacita Presiden untuk mengerakan perekonomian rakyat.

Komunitas topibambu  berkesempatan menghadiri temu Industri Kreatif di jakarta Sahid Hotel di adakan Kementerian Koperasi dan UKM RI Asdep Produksi dan jasa. Pada kesempatan ini, kami juga ..kangagush bergabung di HIPMI Kab.Tangerang sebagai ketua Bidang Koperasi,UKM dan star Updan memiliki usaha  lebih konsentrasi Industri Bambu Indonesia. prof Elizabet Wjaja sebagai ahli Taksonomi bambu memberikan peluang peluang di luar negeri mulai pemanfaatan limbah bambu menjadi sabun, shampo,arang dan lain sebagainya.
Peserta temu Kreatif Bambu ini mencakup Wilayah Banten dan Jawabarat baik UKM, Komunitas maupun Koperasi Produsen.
Indonesia Bambu Community yang memberikan pengalaman ekspor produk Musik daei bahan material bambu, yang sebelumnya kang adang founder IBC ini. Telah 6 tahun menetap di jerman, dan setelah selesai study nya membuat alat music bambu ini untuk mengangkat potensi Sumber Daya Alam Bambu khususnya untuk menjadi produk bernilai tinggi. Produk Industri Kreatif Kab.Tangerang memberikan warna dan memperkaya produk lainnya seperti topibambu, kopiah bambu, tas bambu, dompet dan lain sebagainya.

Semoga harapan temu Industri Kreatif ini merumuskan dan memberikan jawaban  agar produk bernilai jual tinggi dan dapat masuk ke pasaran luar negeri ujar Ibu Victoria sebagai Asdep Produksi dan Jasa Kementrian Koperasi dan UKM RI saat penutupan acara di jakarta Grand Sahid Hotel 22 sd 23 Februari 2017

Kangagus Acara Temu Industri Kreatif
Kang Adang Founder IBC Bandung
Bunda Prof .Elizabet Wdjaja ahli Taksonomi Bambu
Kangagus Memainkan Produk Gitar Bambu
Produk Bambu lainnya
Peserta INKRAF
Tampilan music bambu 
Produk Industri Kreatif
KOPIAH BAMBU TNG
Dompet anyaman bambu
Selengkapnya...

Sabtu, 18 Februari 2017

Produk anyaman bambu dan rotan merupakan bahan baku yang banyak di dapatkan di Negeri yang tercinta ini, Kekayaan Sumber Daya Alam baik bambu dan Rotan  dapat menjadi sumber perekonomian masyarakat, Pemerintah melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 tahun 2016 tentang produk unggulan  menjelaskan potensi bahan baku dan nilai kreativitas  yang di miliki  harus di kembangkan menjadi industri Kreatif.

Kami dan Sekolah Dasar Sukamulya 1 mulai memberikan aktivitas kerajinan menjadi bahan ajar untuk kegiatan siswanya sehingga menjadi alternatif kegiatan agar suatu saat pelajar tersebut tersebut di bekali ilmu keterampilan.
Bagi yang berminat dan berkerjsama untuk kegiatan tersebut kami akan memberikan pelatihan baik bambu, rotan dan kerajinan  batik.

Kreativitas siswa
BELAJAR ANYAMAN ROTAN
Melatih keterampilan Muatan lokal
Belajar anyaman rotan
Peserta pelatiham.rotan pelajar SD
Menganyam anyaman dasar rotan
Selengkapnya...

Selasa, 07 Februari 2017

Fashion unggulan untuk produk dalam negeri adalah batik, kenapa? Karena batik merupakan penghargaan dari UNESCO untuk Indonesia.
Kabupaten merupakan kota penyanggah ibu kota, dan Kami pun Kab.Tangerang memiliki Batik Seni Batik yang miliki makna ayam wareng, kacanh dan rambutan parakan.

Dengan tulisan ini kami menyedilan anrka model batik dan desai. Yang berbeda sebagai berikut.

Batik kab.Tangerang motif ayam
Batik Rambutan Parakan Kab.Tangerang
Motif ayam Wareng
Motif ayam
Motif batik Tangerang
Batik Kab.Tangerang
Ropi Batik Tangerang
Selengkapnya...

Sabtu, 04 Februari 2017

Peraturan Mentri Dalam Negeri Republik Indonesia No.9 tahun 2004  tentang Produk Unggulan Daerah sudah di atur dengan baik, agar keberpihakan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Terkait telah di berikan fasilitas untuk mengangkat produk daerah agar menjadi daya saing tinggi dan hasil penjualan tersebut dapat memberikan nilai jual tinggi sehingga para pengranjin, produsen,penganyam dan produk unggulan sektor kuliner, hamdycraft dan fashion siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. Tahun 2016 Oktober lalu Galery Topibambu kedatangan tamu dari Korea , dan hasil kesimpulan yang dapat, tentu tamu tersebut belum tentu akan membeli bahkan hanya memfoto produk kami yang sudah online bekerjasama dengan Marketplace lainnya, tapi ternyata tamu korea tersebut hanya mencari produk yang harganya murah krn tujuan merekapun setelah amati dengan semangat sebagai buyer hanya menjiplak dan di tiru olehnya.

Semoga strategi yang ada harus mengikuti prosedur dan leglitas yang telah di tentukan,.

Harapan kami sebagai UKM, Pengiat Komunitas dan Koperasi Produsen melalui Forum UKM ini sebetulnya semua pihak mengingikan adanya pasar baru sehingga produk unggulan tidak hanya terjual apabila ada even tertentu dan pengelolaan gerai harus di lakukan secara profesional karena dengan fasilitas yang telah di berikan dapat memberikan dampak perubahan sesuai Peraturan Menteri Dalam Negri No.9 tahun 2004.

Sukses selalu Forum Usaha Mikro untuk bekerjasama untuk kemajuan Produk Unggulan daerah.

Produk unggulan Kab.Tangerang
Galery USAHA MIKRO
Tampak depan Gelery
Produk Rotan Kab.Tangerang
Produk unik batok kelapa
Peraturan Mentri dalam Negri Produk unggulan Daerah No.9 tahun 2004
Selengkapnya...