Jumat, 31 Maret 2017

Nama Tangerang di kenal Benteng, Nama benteng ini lahir karena pada awal kota ino tumbuh dibsekitar benteng benteng pertahanan yang di dirikan Belanda.Dalam riwayatnya Belanda dalam sewaktu menghadapinya pasukan banten sering menyebrangi sungai Cisadane sekitar abad 17 dan awal abad 18. Lalau mendirikan benteng sibtepi sungai cisadane. Benteng tersebut didirikan menyusur dari utara ke selatan sebagai orientasi sampai sekarang terdapat sebuah kampung di pusat kota yang di namakan Benteng makasar.  Sedang dalam bemtuk lain juga di abadikan pada merk  kecap yang di produksi di kenal dengan nama kecap Benteng... sumber  Bahasa dan sastra KabTangerang .

Kenapa di buat batik Topibambu ? Karena model batik ini mengambarkan  ada deaain topibambu, karakter rambutan parakan, karakter kacang dan  model pesisir pantai dengan warna cerah, seperti merah, kuning hijau dan ada tanaman bambu .

Kenapa Topibambu ? Ya sejak 1918 sudah di produksi oleh masyarakat tangerang yang telah di latih oleh pengusaha jerman yang datang le tamgerang saat penjajaham dan topibambu di produksi sampai ekspor ke negara eropa, dan. 1943 telah di tetapkan menjadi logo Pemda.
Tahun 2011 topibambu mencatat sejarah menjadi topibambu terbesar berdiamter 2 mtr.
Tahun 2013 kebijakan pengunaan topibambu pramuka sdh mulai punah karwna tidak wajib lagiwnjadi pakaian pramuka yg di wajibkan.

Potensi motif kacang, rambutan, topibambu dan pohon bambu merupakan identitas tangerang dan 1976 berubah konsep kota 1000 industri sebagai penyanggah Ibu Kota Negara.

Semoga motif bambu atau motif yang cerah ini merupakan asli desain karya ayu sosilawati yang telah mendapat juara lomba desain Batik tingkat Provinsi anatar Lembaga Kursus dan Pelatihan Topibambufoundation.

Berikut karyanyata dan bila berminat desain, cetak dan menjadi baju silakan hub wa 0819 05042927

Model batik dengan topibambu laken
Topi anyaman dan batik tangerang
Batik tangerang dengan kopiah bambu
Model batik tangerang
Pamerkan batik karyanyata di Dinas Pendidikan
Presentasi hasil pembuatan batik sebagai karya nyata LKP TF
Selengkapnya...

Kamis, 16 Maret 2017

Apa itu BUM Desa, pasti anda pernah mengenal tentang desa atau di sebut BumDes  " Badan Usaha Milik Desa"saya langsung belajar dari FARID HADI DI Usaha Desa melalui e learning.

Undang undang Desa No.6 tahun 2014 tentang Desa :
Pasal 1 angka 6
Badan Usaha Milik Desa, yang selanjutnya di sebut BUMDes, adalah Badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya di miliki oleh Desa melalui penyetaraan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya sebesar besarnya kesejahteraan masyarakat Desa.

Atau singkatnya BuMdes iani Badan Usaha yang dibentuk secara koletif  oleh Pemerintah desa dan masyarakat.

Pengaturan BUMDesa dapat di lihat lebih rinci  sebagi berikut :
1. Undang Undang Desa No.6 Tahun 2014 tentang desa  pada Bab X pasal 87 sd 90

Usaha yang dapat di jalankan adalah bidang ekonomi dan atau pelaynan umum sesuai peraturan dan perundangam yang berlaku.

BuMDesa di betuk dan atau didirikan oleh pemerintah desa dan warga desa melalui musyawarah desa.
Keuntungan usaha menjadi bagian pendapat  asli desa untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa.

Manfaat Usaha Desa  sebagai berikut
1. Mendukung usaha UMkM Desa
2.mengelola aset Desa untuk lebih manfaat bagi kesejahteraan
3.Mendukung Usaha Warga misalnya membangun akses pasar.
4.Mengembangkan kerjasama BUM Des dengan pihak lain.
5. Menciptakan peluang pasar.

Selengkapnya...

Minggu, 05 Maret 2017

Kreatifitas dan potensi budaya lokal terutama potensi mahasiswa merupakan tulang punggung untuk kemajuan bangsa.
Lembaga Kursus dan pelatihan Topibambu bekerjasama dengan Kampus UNIS Tangerang fakultas pendidikan untuk mengadakan pelatihan Membatik secara mandiri.

Semoga hasil akhir pelatihan ini akan memberikan manfaat  bagi mahasiswa yang ingin terjun langsung dan ingin berwirausaha di dunia batik ujar dosen pembimbing kewiraisahaan pak rojak, berharap mahasiswa  dengan kegiatan ini memberikan konsep dunia usaha dan membuat produk kreatif  batik muatan lokal.

Kangagus sebagai founder LKP Topibambu akan terus memberikan motivasi dan kreativitas membatik menjadi muatan lokal dan produk berbasis desa sehingga  menjadi Desa Mandiri yang dapat menciptakan lapangan kerja di bidang membatik.

Persiapan membatik setelah di desain
Wefieb sebelum praktek membatik
Desain batik sebelum di canting
Proses pewarnaan
Hasil pewarnaan
Aneka hasil pewarnaan
Hasil membatik 3 terbaik
Hasil kreasi membatik kangagus bersama Mahasiswa UNIS Tangerang
Selengkapnya...

Rabu, 01 Maret 2017

Indonesia sebagai negara berkembang kini telah memasuki erabaru dalam dunia perekonomian.Asean Economi Community atau biasa dibsebut MEA menjadi suatu realitas yang harus di laksanakan sebagai kesepakatan KTT thn 2011 lalu ungkap Abdullah, S.Sos, M. Si Kadis Pemberdayaan Masyarakat desa Kab.Serang

Dalam kegiatan pertemuan dan pembinaaan baik UPK, BKAD dan pemerintah Desa , Kangagus dari Himpunan pengusaha Muda Indonesia bidang UKM dan memiliki Komunitas Topibambu memberikan konsep Desa Kreatif dan Desa Preneur untuk menuju perkembangan Desa Maju sesuai Undang  Undang desa No.6 tahun2014.

Berikut kegiatan pemberdayaan dan share kewiraushaaan Masyarakat DesA yang memiliki 32 Kecamatan dan sekitar 320 Desa di kab.Serang. ujar Kabid Dra. EPON ANIH RATNASIH.

Berikut jepretan kegiatan.

Cendramata INDUSTRI KREATIF BAMBU
Peserta pemberdayaan desa kab.serang
Tanya jawab bersama peserta desapreneur
Lokasi hotel jayakarta anyer
Selengkapnya...