Minggu, 20 Agustus 2017

Produk Kerajinan Topibambu Tangerang menjadi Fashion 2019

Apa yang harus di berikan sebuah karya anak Desa yang ada di kabupaten Tangerang untuk menyambut tamu berkunjung.
Melihat perjalanan berdirinya Kabupaten Tangerang sejak 27 Desember 1943  dan pada masa penjajahan Belanda  produksi topibambu tangerang sudah ekspor ke Amerika dan Eropa ketika itu sejak tahun 1887 sumber jurnalis Tionghoa Oey Hok Tjay  karya Pramoedya Ananta Toer.
Dan sumber dokumen museum.Belanda 1904 telah ada produksi di Tjikoepa  aatau cikupa saat ini area dahulu dari tigraksa, panongan, jambe, curug, balaraja.

Kenapa menjadi fashion di tahun 2019, saat ini peminat produk desa kerajinan tangerang menjadi kebangaan karena dapat menggerakan ekonomi masyarakat secara tidak langsung.
Tanggal 19 Agustus 2017 kemarin ada catatan dan menjadi harapan dengan di adakan Simulasi pemungutan dan Penghitungan suara untuk pemilu serentak 2019 di keluraham Sindnagsono Kecamatan Sindangjaya Kab.Tangerang Banten saat simulasi Ketua KPU RI  Arief Budiman dan Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar beserta acara simulasi menggunakan produk khas Tangerang Topibambu.

Semoga produk desa dan industri ekonomi kreatif Tangerang dapat menjadi bagian inovasi karya nyata untuk Tamgerang.

Acara Simulasi KPU untukPemilihan serentak
Fashion Topibambu menjadi Produk Kreatif
Simulasi Pemilu Serentak di kab.Tangerang Sindang panon
Ekspansi Topibambu
Fashion Menara Petronas
Acara Festival Hijau bersama Kooporate 
Fashion Sarawak Malaysia
Kreatif Topibambu
Jelajah Topibambu
Fashion Mallaca Malayisa Topibambu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar