Monday, July 16, 2018

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Membuat Tas dan Menjahit

Perkembangan dan persaingan dunia kerja sangat ketat, terutama SDM yang tidak memiliki keterampilan baik bersifat teknik, fashion, kerajinan dll.
Lembaga Kursus dan Pelatihan Topibambu Foundation yang telah berbadan hukum dan ijin operasional di Tangerang ini memiliki kurikulum  yang dapat dibterapkan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat agar masyarakat memiliki nilai keterampilan yang siap di implentasikan dengan harapan  dapat menciptakan wirausaha Baru.

Kepala Dinas UMKM dan KoperasI Kab.Tangerang yang di wakili oleh ibu Asmah menjelaskan  kegiatan ini dapat memberikan nilai tambah untuk peningkatan keterampilan di masyarakat agar dapat menciptakan lapangan kerja.

Berikut ini foto kegiatan saat patihan.

Kepala Seksi Dinkop dan UMKM Tangerang
Foto bersama peserta workshop
Pelajaran mendesaindan mencetak tas
Proses pencetakan
pelajaran Pbuatan Tas
Proses menjahiy
Hasil produk dari tas
Peserta presentasi produk
Has tas 
Sampel kaos patiham

Friday, July 13, 2018

Kunjungan Kerja Disperindag Tangerang Sambangi Pengelolaan Gerai Dekranasda Badung Bali

Dekranasda merupakan wadah yang telah di bentuk melalui Pusat, Provinsi hingga kabupaten/kota yang ada di perwakilan Provinsi Indonesia.Gedung dan ruang tersebut merupakan wujud dukungan pengembangan kerajinan daerah dan menampilkan aneka produk hasil produsen.

Bali 13 Juli 2018 , kunjungan kerja Diperindag Tangerang sekaligus menjalin pengembangan promosi dan pengelolaaan Kawasan Gerai Dekranasda yang ada di Provinsi Bali ini , sambil diskusi  pengelolaan yang ada di Kawasan Pusat Pemerintahan Badung Bali ini di bawah Dinas Koperasi dan UMKM , telah berjalan dan telah melakukan pengelolaan sekitar 3 tahun lalu, Dalam kunjungan Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan diskusi di Dekranasda Badung dapat memberikan konsep yang dapat di implemetasikan di Kawasan Gerai IkM Tangerang, dalam paparanya Kadis Indag Drs Tedi Suwardi di dampingi Kabid Perdagangan  ibu Lia, Kabid Promosi Koperasi Dan UMKM, Kabid Bapeda, Humas, dan  beberapa staf  serta perwakilan IKM di terima langsung di Gedung Dekranasda Badung Bali dan di jelaskan oleh Made Wira bidang Industri serta Staf Perdagangan Luar Negri pak feri juga dari Cilegon Banten ungkapnya

Pengamatan dan tampilan suasana Dekranasda khas Bali ini mulai dari patung dan seni pahat, landasan umum sebagai upaya untuk mengimplentasikan nanti agar pengembangan potensi kerajinan daerah atau produk kuliner menjadi upaya promosi meningkatkan produk unggulan yang kreatif, inovatif dan memberikan nilai ekonomi tinggi bagi produsen.
Pengelolaan Gerai Dekranasda Kab.Badung mulai katalog UKM dan IKM sudah di  buat dalam buku dan di lengkapi dengan scan barcode sehingga buyer dapat langsung melihat lokasi dan pemesenan langsung ke produsen ungkap Made Wira  KabId Industri.

Rombongan KunKer dari Dinas Perindustri dan Perdagangan Kab.Tangerang di pimpin langsung oleh Kepala Dinas beserta rombongan Pertemuan ini di terima langsung oleh Ketua Harian pengelolaan Gerai Dekranasda, dan dilakukan foto bersama serta diskusi tentang produk serta manajemen pengelolaan gerai yang telah di lakukan.

Pemberian Cendramata oleh Kadis Disperindag Kab.Tangerang kepada Ketua Harian Dekranasda Kab.Badung Bali
Cendramata Hasi Produsen Kuliner IKM Tangerang
Produk Inovatif dari limbah Kayu
Foto bersama di ruang Gerai Dekranasda Badung 
Foto bersama Depan Gedung Dinas Koperasi dam UMKM Kab.Badung Bali

Thursday, July 12, 2018

Kerjasama Perdagangan Produk Tangerang Bersama Dinas Perdagangan Prov.Bali

Bali 11 Juli 2018, saat pertemuan di aula Dinas Perdagangan dan Perindustrian Prov Bali  dalam share diskusi yang dilakukan bersama tamu dari Kab.Tangerang Bidang Perindustrian dan Perdagangan bersama tim diskusi program Pengembangan Ekspor khusus UMKM Bali.
Dalam sambutannya kepala Dinas Perdagangan  Bali memaparkan program Yang akan dilakukan bersama UMKM selalu menjalankan implementasi pembentukan satgas pengembangan eksport untuk umkm, melakukan kajian akademis  untuk penentuan produk unggulan daerah dan ikut serta pameran Industri kreatif baik nasional maupun internasional.

Sedangkan Sambutan yang di berikan oleh Bapak Tedi kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan  Kab.Tangerang  menjelaskan potensi kerjasama perdagangan khususnya produk tangerang Bidang manucfacture dan jasa banyak di Tangerang dan sebagai kota 1000 Industri bisa kerjasama dalam industri alaskaki, kerajinanbambu dan pengembangan produk.Tim kunjungan kerja juga di dampingi ibu Lia Kabid  Perdagangan mengharapkan potensi produk Unggulan  kedua provinsi ini dapat kerjasama lebih lanjut kedepan, di samping kunjungan ke Pusat Kesenian Bali sambil melihat konsep promosi Produk IKM dan saat ini Kab.Tangerang juga memiliki Kawasan Promosi Gerai IKM.
Pada kesempatan tersebut dari pak Feri memperkenalkan pelaku IKM dari bali produsen pengembangan bambu dan rotan yaitu CV.TriUtami  produsen Art dan Craft, Manufacture, eksporter oleh Direktur Ni Made Witari, SE,Ak.SS memberikan project interior untuk buyer AmeriKa dan diskusi lanjutan perwakilan IKM bambu Craft oleh Agus Hasanudin perwakilan IKM Tangerang yang turut serta mengikuti perjalanan Kunjungan Kerja bersama Dinas Perindustrian Perdagangan Kab.Tangerang ini.
Selesai pemaparan materi dan diskusi dengan kalimat  Om Shanti, Shanti, Shanti Om dalam bahasa bali.

Kepala Dinas Perdagangan Bali dan Kepala Disperindag Kab.Tangerang Banten
Foto Bersama di Kantor perdagangan dan INdustri Bali.

Wednesday, July 4, 2018

Tempat Kumpul sambil Ngopi di Bitung Tangerang

Minum kopi biasanya kalau ngatuk, namun saat ini gaya ngopi bisa menjadi destinasi untuk pertemuan bisnis, diskusi atau nongkrong .
Bicara ngopi pastinya tidak semua orang  selalu di rumah nah ini alternatif tempat ngopi sambil santai dan harga terjangkau terutama menu kopi asli nusantara bagi pencinta kopi  atau buatan barista ujar owner kepal Kopi yang di kawasan Bitung ini percis  samping dan depan Kampus Bina insan Bitung.
Tempat strategis, tempat ber AC, aneka macam kopi dan harga terjangkau dan diskon lagi ,konsep ini di siapkan untuk memberikan pencinta kopi sambil membicarakan bisnis ungkap yuniar kepada topibambu sambil ngopi Americano bersama Bang Haji Haetami Provokator pemberdayaan Masyarakat ini sambil diskusi agar menjadi tempat sambil bincang bincang Wirausaha  Desa

Kangagus dan Bang Haji Haetami
Kopi Americano
Tempat startegis pas Perapatan Bitung
Aneka macam kopi nusantara
Suasana indoor dan Outdoor

Tuesday, June 26, 2018

Ekonomi Kerakyatan Di Bangun Melalui Wadah Koperasi Sebagai komunitas UMKM Banten Indonesia " KUBI"

Serang 26 Juni 2018 , Pusat Layanan Unit Terpadu Atau PLUT bersama UMKM Banten yang terhimpun melalui Kelas Bisnis yang telah di adakan selama 3 bulan sekitar 250 UMKM sepakat membuat legalitas sebagai kepemilikan usaha dan maju bersama melalui Koperasi  yang tergabung di Koperasi Komunitas UMKM Banten Indonesia dengan harapan agar umkm banten dapat maju mandiri dan menghasilkan produk yang bernilai jual tinggi ujar kang agus sebagai Ketua Koperasi KUBI setelah di sahkan oleh Rapat anggota Koperasi di Gedung PLUT Ini. kang agus biasa menggunakan topibambu dan memiliki usaha bidang kerajinan bambu dari Kab.Tangerang untuk memajukan produk UMkM melalui koperasi. pada kesempatan ini pembentukan Koperasi di support langsung oleh kepala Bidang kelembagaan dan pengawasan Ibu Yeni Heriyani SPd.MSi berharap agar melalui koperasi dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, di dampingiboleh ibu Dwi Astuti RKB Mandiri, Uniba Banten, PKPH Unma Banten dan Neng wiwin Konsultan PLUT saat pemontongan tumpeng peresmian Dan Launching Koperasi KUBI. Pada kesempatan penentuan Jenis Koperasi dan penentuan Simpanan pokok peserta anggota KuBi pun di berikanbpengetahuan oleh kang Iim Imatullah, S.HI sebagai tim ahli bidang Koperasi di PLUT banten sekaligus pengawas di Koperasi KUBI ini.

Setelah lauching dan pembentukan Pengurus Koperasi dan Makan siang bersama Anggota Koperasi KUBI, key note Speaker  pencerahan di sampaikan oleh Kang Asep Rachmatullah,S.Th.I.MA,C.Ht,CPH  menjelaskan sebagai berikut paparanya.
Lembaga koperasi sejak awal diperkenalkan di Indonesia memang sudah diarahkan untuk berpihak kepada kepentingan ekonomi rakyat yang dikenal sebagai golongan ekonomi lemah. Eksistensi koperasi memang merupakan suatu fenomena tersendiri, sebab tidak satu lembaga sejenis lainnya yang mampu menyamainya. Kehadirannya diharapkan menjadi penyeimbang terhadap pilar ekonomi lainnya.
Lembaga koperasi oleh banyak kalangan, diyakini sangat sesuai dengan budaya dan tata kehidupan  bangsa Indonesia. Di dalamnya terkandung muatan menolong diri sendiri, kerjasama untuk kepentingan bersama (gotong royong), dan beberapa esensi moral lainnya. Sangat banyak orang mengetahui tentang koperasi meski belum tentu sama pemahamannya, apalagi juga hanya sebagian kecil dari populasi bangsa ini yang mampu berkoperasi secara benar dan konsisten. Sejak kemerdekaan diraih, organisasi koperasi selalu memperoleh tempat sendiri dalam struktur perekonomian dan mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Di Indonesia, koperasi menjadi salah satu unit ekonomi yang mempunyai peran besar dalam memakmurkan negara ini sejak zaman penjajahan hingga sekarang. Hanya saja di Indonesia perkembangan koperasi tidak sepesat perkembangan koperasi di negara­negara maju. Ini disebabkan oleh beberapa hal yaitu:

Gambaran koperasi sebagai ekonomi kelas dua masih tertanam dalam benak masyarakat Indonesia sehingga menjadi salah satu peng­hambat dalam pengenbangan koperasi menjadi unit ekonomi yang lebih besar, maju dan memiliki daya saing dengan perusahaan perusahaan yang besar.

2.Perkembangan koperasi Indonesia yang berkembang bukan dari kesadaran masyarakat namun berasal dari dukungan pemerintah yang disosialisasikan ke masyarakat, berbeda dari negara- negara maju, koperasi berkembang berdasarkan kesadaran masyarakat untuk saling membantu dan mensejahterakan yang merupakan dari tu­juan koperasi. Sehingga pemerintah tinggal menjadi pendukung dan pelindung saja, berbeda dengan Indonesia, pemerintah bekerja double, yaitu sebagai mendukung dan mensosialisasikan untuk masyarakat ke bawah.
3.Tingkat partisipasi anggota koperasi masih rendah, ini disebabkan sosialisasi yang belum optimal. Masyarakat yang menjadi anggota hanya sebatas tahu koperasi itu hanya untuk melayani konsumen seperti biasa, baik untuk barang konsumsi atau pinjaman. Mereka belum tahu betul bahwa dalam koperasi konsumen juga berarti pemilik, dan mereka berhak berpartisipasi menyumbang saran demi kemajuan koperasi miliknya serta berhak mengawasi kinerja pengurus. Keadaan seperti ini tentu sangat rentan terhadap penyelewengan dana oleh pengurus karena tanpa partisipasi anggota tidak ada kontrol dari anggotanya sendiri terhadap pengurus.
4.Manajemen koperasi yang belum professional, ini banyak terjadi pada koperasi-koperasi yang anggota dan pengurusnya memiliki tingkat pendidikan yang rendah.
Keberhasilan usaha koperasi di Indonesia biasanya ber­gantung pada dua hal. Pertama, program pemerintah karena koperasi sering dijadikan “kepanjangan” tangan pemerintah dalam mengatur sendi perekonomian. Kedua, keinginan pemenuhan kebutuhan anggota; jadi koperasi koperasi sering­kali dipakai sebagai alat pemenuhan kebutuhan anggota yang biasanya juga berkaitan dengan program yang telah dicanangkan pemerintah. Misalnya KUD, dalam prakteknya KUD sering kali merupakan institusi yang menyediakan faktor produksi bagi petani yang kuantitas dan kualitas faktor produksinya sangat bergantung pada program pemerintah.
Dari segi kualitas, keberadaan koperasi masih perlu upaya-upaya yang sungguh-sungguh untuk ditingkatkan mengikuti tuntutan ling­kungan dunia usaha yang berubah mengikuti proses globalisasi dan hubungan ekonomi dan perdagangan antar negara (termasuk dengan Indonesia) yang cenderung semakin liberal.
Apakah lembaga yang na­manya koperasi bisa survive atau bisa bersaing di era globalisasi ekonomi dan liberalisasi perdagangan dunia? Apakah koperasi masih relevan atau masih dibutuhkan masyarakat, khususnya pelaku bisnis dalam era modern sekarang ini? Jawabnya: ya. Buktinya bisa dilihat di banyak negara maju. Di Belanda mi­sal­nya, Rabbo Bank adalah bank milik koperasi, yang pada awal dekade 20-an merupakan bank ketiga terbesar dan konon bank ke 13 terbesar di dunia. Di banyak negara maju, ko­perasi juga sudah menjadi bagian dari sistem perekonomian. Ternyata koperasi bisa bersaing dalam sistem pasar bebas, walaupun menerapkan asas kerja sama dari­pada persaingan.
Di Amerika Serikat, 90% lebih distribusi listrik desa dikuasai oleh koperasi. Di Kanada, koperasi pertanian mendirikan industri pupuk dan pengeboran minyak bumi. Di negara-negara Skandinavia, koperasi menjadi soko guru perekonomian. Esensi globalisasi ekonomi dan perdagangan bebas yang sedang berlangsung saat ini dan yang akan semakin pesat di masa depan adalah semakin menghilangnya segala macam hambatan terhadap kegiatan ekonomi antar negara dan perdagangan internasional. Melihat per­kembangan ini, pros­pek koperasi Indonesia ke de­pan sangat tergantung pada dampak dari proses tersebut ter­hadap sektor bersangkutan.
Untuk  menegakkan peran perkoperasian di indonesia masih sangat berat. Jalan panjang harus dilewati oleh pemerintah dan masyarakat untuk melihat koperasi bisa berperan penting dalam perekonomian  nasional. Fenomena nya masyarakat yang  pada saat ini hanya melihat koperasi se­bagai tempat simpan pinjam belaka dan juga ma­sih banyak masyarakat yang masih belum paham betul tentang fungsi ko­perasi yang sebenarnya. Karena fungsinya dideruksi seperti itu, akhirnya koperasi kalah pamor oleh lembaga keuangan lain nya seperti bank dan lembaga keuangan lain­nya. Oleh karena itu kita harus berperan aktif dalam pengembangan koperasi di negeri ini. Salah satu­nya dengan ikut serta dalam koperasi.


Nasi Tumpeng Di buat oleh Angota KUBI Dzikri Catering
Foto bersama peresmian Koperasi KUBI potong Nasi Tumpeng
Ketua Koperasi KUBI bersama Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi Prov Banten
Rapat Pembentukan Koperasi KUBI dan RAT pertama pembentukan Koperasi
Motivator dan Sharing Usaha oleh Kang Asep Rachmatullah STh.I MA 

Makan bersama dengan nasi Tumpeng

Sunday, June 24, 2018

Usaha Nasi Uduk dan Gorengan Produk Kampung

Pasca lebaran idul fitri 2018, semua aktifitas sudah berjalan normal, bagi yang mudik dan anak sekolah akan aktif awal juli nanti.Pemgamatan topibambu ada aktifitas menarik usaha yang tak pernah bosan nasi uduk dan aneka gorengan sebagai menu sarapan pagi bagi aktifitas masyarakat yang tak sempat membuat sarapan ,cukup 10.000 menu sarapan tersedia hingga siang nanti

Usaha nasi uduk dan gorengan ini biasa di kampung di kenal Ma Iyong , terbilang laris jam 8 semua sajian jualan akan beres terjual, Ma iyong memiliki usaha ini hampir 15 tahun lebih dan salut hingga saat ini optimis agar anak nya selesai kuliah di perguruan tinggi di tangerang.

Inspirasi ini menggambarkan bahwa bagaimanapun orang tua berdagang atau berwirausaha dengan semangat dan optimis ingin anak nya mendapatkan pendidikan lebih baik dari orang tuanya.

Semoga wira usaha berdasarkan nasab, design dan nasib silakan mana yg menurut pembaca cocok dan sesuai xengan perjuangannya.

Wirausaha Sarapan Pagi Ma Iyong cikuoapa
aneka produk 100 sd 200 pcs

Saturday, June 23, 2018

Tangerang Untuk Demokrasi Langsung "SITUDUNG" Pilkada Tangerang 27 Juni 2018

Tigaraksa 22 Juni 2018 , semakin dekat dan menghitung hari pesta demokrasi pemilihan Bupati dan wakil Bupati Tangerang akan di gelar 27 Juni 2018, ayo semua masyarakat datang ke TPS .

Pagi di alun alun tigraksa sekitar jam 7, sudah banyak peserta jalan santai dan acara Halal Bi Halal yang di lakukan oleh KPU kab.Tangeramg sekaligus makan food festival gratis  setelah di laksanakan jalan santai.

Pilkada tahun 2018 tepat 27 Juni 2018 hanya di ikuti 1 pasangan Calon Zaki dan mad Romli  dan semua partai mengusungnya sebagai Balan Bupati Kab.Tangerang.

Maskot KPU tahun ini bernama si Tudung untuk pilkada Tangerang Damai dan aman ungkap Ketua KPU baru Bapak Ali saat sambutan pembukaan acara halal bi halal di alun alun tigaraksa.

Sekilah tentang tudung dapat di lihat secara histori sejak 1887 dalam bukau Pramoedya Ananta Toer pusat industri kerajinan bambubsudah ada di tangerang.

Semoga Si Tudung setelah pilkada  nanti tidak terlupakan karena banyak masyarakat yg masih menggantungkan pada pencaharian tambahan dengan  menganyam topi ilaban atau loso untuk produksi topi pramuka kala itu.namun sejak 2013 sudah berubh menjadi topi bludru tdk di pakai oleh pemuka putri.

Maskot Si Tudung
Sambuatan ketua KPU Tangerang
Persrta hala bi halal
Halal bi halal kpu

Friday, June 22, 2018

Produk Batik Tangerang

Batik adalah kain yang bergambar ditulis atau di cap dengan canting terbuat dari tembaga atau plat seng. Agar dapat menghasilkan semi keindahan yang arsistikvdanbklasik pada kain batik catton atau sutera. Maka haruslah menggunakan lilin malam yang telah di panaskan.
Batik sejak abad 16 dalam buku Batik Febled Cloth Of Java tulisan McCabe Elliot .

Seni batik Indonesia berakar filsafat budaya agraris, ragam hias, lamvang lambang , bahan, sarana  sampai semua ekspresi kebudayaan dan pertanian
Sumber buku these clothes tell stories  dari griya batik banten.
Nah perkembangan batik tangerang sejak 2015 mulai tampil konsep batik dan di program oleh dinas kebudayaan dan parawisata kab.tangerang dan pembentukan Komunitas Batik Tangerang ada www.komunitasbatiktangerang.blogspot.co.id

Semoga nilai budaya dan seni batik mulai tumbuh dengan adannya komunitas yang melakukan pelatihan membatik, kursus membatik dengan LKP Topibambu.
Bagi pembaca yg mau batik tangerang bisa order ke kangagus 0813 851r 7473.

Kangagus gunakan batik tangerang
Workshop mambatik
Batik tangerang NET TV
Batiktopibambu 
Batik ayam wareng tangerang

Thursday, June 21, 2018

Industri Rumahan Kripik Singkong Tangerang

Singkong merupakan tanaman sejenis umbi umbian, dan sangat mudah di tanam jika tanah nya cocok.
Pengolahan hasil produk singkong sangat banyak baik dengan di rebus, di goreng maupun di sayur namun saat ini topibambu berkunjung dan membeli produk singkong yang telah di ubah menjadi kripik singkong di wilayah kampung cireundey kec.Solear.

Kenapa topibambu ingin mbeli dan melihat hasil proses nya, yang paling utama adalah dapat meningkatkan perekonomian dam pembukaan lapangan kerja terutama berwirausaha mandiri.

Saat ketemu di rumah produksi kebetulan owner pemilik nya sedang ke luar kota, namun topibambu dapat berbincang sama penjaga tokonya sambil di hidangkan dan diberikan tester kripik singkongnya.
Produksi kripik singkong di sini hamour 3 tahunan dan seminggu sekitar 20 ton hasilnya di sebar dan di jual untuk wilayah jabodetabek demikian ucap bu siti penjaga kripik singkong ini.

Berikut jepretan topibambu ke kripik singkong

Kangagus topibambu ke ukm kripik singkong
Kripik singkong pedas
Kripik singkong kiloan
Display produk siap jual

Tuesday, June 19, 2018

Wisata Taman Gajah Cisadane Tangerang

Siapa yang kenal dengan sungai cisadane dari dahulu sampai saat ini air nya tak pernah surut, potensi sungai cisadane sangat banyak manfaatnya tapi itu sekilas saja, topibambu menelusuri kota tangerang sejak 1993 berdiri sendiri dari kab.Tangerang yang mampu mengelola pusat wisata yang unik , sejarah tangerang tidak lepas dari sungai cisadane dahulu sebagai pusat transportasi.

Sungai cisadane  dengan pintu air 10 nya dab sungai cisadane sampai ke sungai cidurian mengaliri sawah sawah di ujung kampung tangerang .

Potensi pemanfaatan lahan sungai cisadane saat ini sangat bermanfaat, kangagus (topibambu) memberikan info bagi yang belum ke sana , ini dia jepretannya ya sebagai alternatif wisata gratis bagi yang ingin menikmati pinggir sungai dan berfoto ria, Ada gajah terbuat dari ban yang di buat perusahaan Gajah Tunggal yang bekerjasama dengan Pemkot Tangerang sehingga memberikan suasana yg berbeda dengan taman lainnya.

Gajah terbuat dari Ban
Arena taman gajah tunggal
Aktifitas permainan
Jalan taman

Masjid depan taman gajah tunggal di dpn cisadane
Kangagus saat foto samping sungai cisadane Taman Gajah
Produk kopeah bambu tangerang