Saturday, May 15, 2021

Tempat Wisata Kuliner Cikupa Pohon Jati Di Citra Gelato

Masih Ada suasana Pohon Jati ternyata Di Citra -Cikupa tidak jauh Dari Kecamatan Panongan. Untuk ngopi bareng Teman atau santai berteduh Di bawah rindangnya Pohon Jati.Saking datangnya sore Dan mematuhi Protokol Kesehatan maka area ngopi pun Di batasi.Untuk selfie, Ada permainan, Dan bangunan atas resto Dan tempat ini menjadi wisata Kuliner Dan wisata alam saat Di masa pandemi ini.
       Suasana Di atas resto Citra Gelato

Lokasi nya JL. AmD Desa Ranga Kelapa Panongan .
Susana sore Hari saat Idul Fitri (FOTO kangagush 15/05/2021)
wow tempat asyiiik juga 


Wednesday, April 28, 2021

Pengembangan UMKM Melalui Ekonomi Digital Berbasis Artificial Intelegence Bersama KemenkopUKM

Di era digital saat ini semua kegiatan dibutuhkan kecepatan Dan keakuratan, disemua sektor baik pendidikan, Ekonomi maupun transportasi Kegiatan yang banyak dilakukan sektor UMkM harus siap menjalankan Ekonomi Digital sebagai bentuk Ekonomi yang memanfaatkan bantuan Teknologi informasi Dan Komunikasi. “Salah satu agenda prioritas KemenkopUKM adalah melakukan  transformasi koperasi dan UMKM ke arah ekonomi digital untuk mencapai efisiensi dan efektifitas,” papar  Deputi bidang UKM KemenkopUKM Hanung Harimba Rachman 26/04/2021  melalui zoom saat pembukaan Pelatihan UMKM Di Tangerang Banten.
Beliau minta UMKM harus jeli dan mempunyai intuisi untuk melihat peluang pasar, sehingga produk UMKM selalu berorientasi pasar (market oriented). UMKM yang mampu beradaptasi dalam mengikuti perubahan dan mampu membaca permintaan dari pasar, serta yang bisa beralih dari konvensional menjadi online, terbukti yang mampu bertahan di tengah masa pandemi ini.
Pelatihan Pengembangan Keahlian Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelegence) pelaku usaha Di berikan Aplikasi Chatbot agar mengurangi beban layanan untuk Pelanggan, Tanpa keahlian programming, Platform Masserger, software mudah Di gunakann dan terintegrasi kesosial media maupun marketplace.

Pelatihan Manajemen Usaha dan Keuangan UKM serta Peltihan Vocational Pengembangan Marketing Mix ini ia berharap khususnya pada UKM dapat menjadi lebih unggul dan berdaya saing, dapat menyelesaikan permasalahan dalam manajemen usahanya dan menjadi pemenang dalam persaingan yang semakin ketat, serta memberikan solusi bagi Pengurangan Kemiskinan dan Pengangguran.
Data UMKM yang terhubung platform digital mengalami pertumbuhan, sejak pandemi covid-19 di Indonesia, terjadi peningkatan jumlah transaksi secara daring sebesar 26%, sementara UMKM yang belum terhubung dengan platform digital mengalami penurunan omset.

Saturday, April 24, 2021

Topi Bambu Pandu Pramuka Tangerang Mendunia Di Pameran Arsip Pandu Tionghoa

Keterangan topi Bambu Dalam buku " Kerajinan Topi Bambu Di Tengah Arus Zaman potensi Industri Dan Ekonomi Kreatif Masyarakat Tangerang " Dalam hasil kajian Dan penelitian topi Bambu telah merajai pasar Europa Dan America sejak 1913 hingga 1930. Topi Bambu Di Kepanduan terus Di pakai untuk acara KBI "Kepanduan Bangsa Indonesia" 
Produksi pembuatan Topi Pandu Di Tangerang Tempo Dulu.

Arsip ini Panglima Besar Jendral Sudriman hingga 1950 menggunakan topi Bambu Pandu , Koleksi Pameran Arsip arsip Pandu Tionghoa acara Di Petal Enam Glodok Jakarta (FOTO Topibambu 24/04/2021)
Koleksi Perkembangan Kepanduan arsip kak Andi Sebagai Penyelanggara Pameran Di Petal Enam (24/04/2021)
Eksistensi topi Bambu Di era 1941  SD 1961 Dalam Pameran Arsip Arsip Pandu Tionghoa, Kangagush berdiskusi untuk kolaborasi membangun Museum Heritage 1001 Topi Bambu bersama Kak Andi Yang siap Ada Di Tangerang.

Wednesday, April 21, 2021

Pemajuan Kebudayaan Melalui Kerajinan Tradisional Museum Heritage 1001 Topi Bambu

 Spesifikasi Topi Anyaman Bambu

Potensi Sumber daya alam khususnya bambu yang berada di Tangerang dengan jumlah 246 Desa ini masih banyak desa atau kampung tanaman bambu meskipun perkembangan sejak tahun 1990 telah ada Pembangunan perumahan hingga saat ini, dan Tangerang merupakan Kota 1000 Industri dengan jumlah 29 Kecamatan dengan jumlah 3,5 Juta Penduduk lebih saat ini dengan berbagai macam suku dan ethis saat ini. Namun hasil pengamatan dan analisa selama 10 tahun terakhir selama berdirinya Komunitas Topi Bambu dengan founder Kang Kombor dan kawan kawan, Komunitas topi bambu masih eksis dan terus melestarikan kerajinan Topi Anyaman Bambu ini tidak punah, Membuat inovasi dan kreatifitas produk dari anyaman bambu, Melestarikan tradisi menganyam topi sejak dulu hingga saat ini masih ada dan menjadi produk budaya agar hasil produksi topi bambu dapat di pakai menjadi muatan lokal dan pendapatan masyarakat sebagai tambahan uang harian untuk kebutuhan sehari hari.

                                       Kerajinan Tradisional Anyaman Topi Bambu Tangerang

Topi anyaman bambu atau biasa di perajin disebut ilaban, Hasil penelitian dan analisa Kangagush (Co-Founder Komunitas Topibambu ) spesifikasi topi anyaman bambu Tangerang (Ilaban ) ini memiliki keunikan yang berbeda dengan perajin lokal maupun luar negara ( Thaiiland atau Panama) yaitu mimitian (Proses pembuatan pertama untuk topi). Proses pembuatannya dilakukan secara manual (Handmade) dari proses bahan bambu hingga menjadi iratan tipis lembaran tipis selesai kertas dan menjadi iratan untuk di buat topi (ilaban)

Tradisi menganyam Topi sudah 3 Generasi 


Sejarah

Topi bambu  sejak awal tahun 1800 sudah ada di tangerang dan pembuatan tradisi menganyam topibambu ini sudah menjadi taradisi kala itu dari anak anak hingga dewasa membuat anyaman topi bambu sebagai mata pencaharian tambahan. Di tahun 1887 telah berdiri Perusahan topi bambu di Tangerang saat jama Kolonial Belanda saat ini di Sanggereng Kota tangerang sudah beridiri sejak 1993 waktu itu untuk di proses menjadi topi siap pakai (Produksi) lengkap di dalam buku " Kerajinan Topi Bambu Di tengah Arus Zaman Potensi Industri dan Ekonomi Kreatif masayarakat Tangerang" oleh DR.Rahayu Permana,M.Hum dan Agus Hasanudin,ST.

Pabrik Topi Bambu Di Tangerang tempo Dulu


Topi Ilaban (Syimkayo)

Topi anyaman bambu yang masih dasar sebelum di proses  di sebut Ilaban, topi ini dahulu di pakai untuk petani, dan kebutuhan zaman Belada kala itu untuk seragam pasukan Tentara (KNIL). Namun pembuatan  topi ini hampir meredup karena setelah tahun  1930 topi bambu tidak lagi ekspor ke luar negeri kala itu karena adanya krisis ekonomi dunia dan banyaknya persaingan topi dari bahan kain.

Topi anyaman ini merupakan tradisi budaya saat ini masih ada dan terus di kembangan oleh Komunitas Topi Bambu, Sesuai araha dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid menjelaskan dalam diskusi pengembangan Masayarakat desa. Potensi tradisi budaya melalui kerajinan anyaman atau subsektor ekonomin kreatif akan memberikan kemajuan budaya untuk mengembalikan potensi yang dimiliki Desa, sehingga masyarakat dapat mengembangkan dan mampu mensejahterakan melalui ekosistem budayannya.

Topi Rumbay anyaman bambu Ilaban (Fedora)


Untuk menuju Desa Berbasis Budaya  harus memiliki keunggulan dan ketahanan tradisi atau potensi kearifan lokal yang di miliki, sehingga Ketahanan Desa sebagai pendorong pembangunan yang berkelanjutan dapat digali dan dilestarikan hingga kedepan.

Museum Heritage 1001 Topi Bambu

Sejak di raihnya  Rekor Dunia dari MURI tahun 2011 oleh Komunitas Topi Bambu sebagai topi berdiamter 2 Meter dengan berat 2 Kg oleh Inisiator Agus Hasanudin di buat secara handmade sehingga membuktikan bahwa potensi masyarakat tangerang tradisi menganyan masih ada hingga saat ini sekitar 3000 para pengrajin tersebar di 30 Desa Kab.Tangerang hingga saat ini hasil penelitian dan survei yang dilakukan (19/04/2021).

Founder Komunitas Topi Bambu dan Rekor Dunia Topi Bambu


 Harapan  akan ini menjadi mimpi agar mejadi tempat edukasi, tempat wisata heritage dan desa wisata agar generrasi yang akan datang mengetahu tradisi budaya ini yang menggambarkan bahwa sejak kolonial sudah ada Industri Topi bambu  di Tangerang dan sejak 1943 menjadi logo /icon Topi Bambu di Pemda Kab. Tangerang.

Persiapan Untuk 1001 topi Bambu di Museum Heritage,Bagi Pembaca yang ingin Support Silakan bisa Email langsung ke  topibambu@gmail.com . Semoga berawal dari Mimpi dan dapat terrealisasi.


Logo Topi Bambu Kab. Tangerang

Proses Pembuatan Topi bambu 1001 Bopi Bambu

Tradisi Kearifan Lokal  untuk Kemajuan Kebudayaan Tradisi Budaya menganyam Topi Bambu 


Tuesday, April 20, 2021

Bulan Ramadan Gunakan waktu membuat kegiatan Berfaedah dan Membuka Peluang






 


Ramadan tahun 2021 atau di tahun 1442 H umat islam di seluruh dunia sangat berbeda dengan Ramadan 4 tahun lalu karena tahun ini seluruh umat harus waspada terhadap pandemic Covid 19 ini, agar tetap selalu sehat maka wajib menjalankan  standar kesehatan yang wajib dijalankan, Namun aktivitas di Bulan Ramadan ini tidak menjadi hambatan karena bulan Ramadan ini merupakan bulan Suci Umat Islam untuk menjalankan Ibadah puasa. Di era Digital ini dan dalam menjalankan Puasa maka setiap umat memiliki faedah atau kebajikan dalam mengisi ibadah puasa ini.Program Smartfren di Ramadan 1442 tahun ini kembali menghadirkan “Ramadan Extra Faedah” dengan memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan konten berfaedah dan menginspirasi kebaikan sehinggan generasi muda dan para creator muda Indonesia dapat mengisi Ramadan yang berfaedah dan bermakna serta membuka peluang bagi masayarakat sekitarnya.

Kegiatan saat ini untuk menghindari perkumpulan dan biasa dahulu dengan saur keliling, saur On The Road atau apa pun namanya saat di pamdemi covid 19 ini semua kegiatan berubah sehingga para generasi muda lebih banyak memanfaatkan waktu di rumah dengan memanfaatkan teknologi yang di miliki agar memiliki nilai manfaat, nah saat ini Smartfren sangat mengerti kebutuhan pelanggan setianya di bulan Ramadan kali ini, di mana sahur adalah momen paling ditunggu ketika memulai puasa. Karena itu Smartfren memberikan Extra Unlimited Malam Full Speed untuk membuat aktivitas sahur semakin Extra dan berfaedah. Semua pelanggan Smartfren paket Unlimited dan Kuota Nonstop bisa menikmati manfaat ini setiap hari mulai jam 01.00 – 05.00 WIB. Extra Unlimited Malam Full Speed ini didapatkan secara gratis, sekaligus menambah manfaat yang sudah didapatkan sebelumnya, yaitu bisa digunakan untuk internetan 24 jam di semua aplikasi, di mana saja, dan kapan saja di jaringan 100% 4G LTE.

 




Berikut ini faedah yang di dapatkan untuk saling berbagi dan berbagi melalui Yayasan Benih Baik yang di sampaikan langsung oleh Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren mengatakan, “Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung bukanlah halangan untuk menjalani Ramadan dengan penuh makna. Ada banyak hal positif dan berfaedah yang bisa kita lakukan bersama dengan memanfaatkan teknologi. Smartfren bersama Arief Muhammad dan Anya Geraldine mengajak anak-anak muda untuk menyebarkan kebaikan dengan menciptakan konten-konten berfaedah di media sosial, serta ikut mendukung kokreasi dengan seniman visual Hana Madness dan produsen fesyen lokal Koolastuffa yang mengeluarkan merchandise khusus Ramadan berupa Kemeja Koko dan Scarf. Hasilnya akan disalurkan melalui Yayasan Benih Baik Indonesia dan akan digunakan untuk mendukung UMKM milik para penyandang disabilitas, memberikan peralatan pendukung penyandang disabilitas, serta mendukung pembangunan rumah baca. Harapan kami, Ramadan kali ini jadi lebih berfaedah dan penuh berkah serta dapat memacu kreativitas sekaligus membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat Indonesia.”

Selain itu, pelanggan Smartfren mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah berlimpah melalui program Rejeki WOW Treasure Hunt. Smartfren menyediakan total hadiah hingga miliaran rupiah mulai dari bonus pulsa, smartphone, laptop, motor, tabungan ratusan juta, hingga hadiah utama berupa mobil.

Info lengkapnya bisa dicek melalui www.smartfren.com/extrafaedah. Sehingga dapat kesempatan mendapatkan hadiah yang menarik  baik sepeda hingga laptop. Caranya sangat mudah yaitu dengan membuat konten berfaedah, baik dalam bentuk video maupun foto, dan mengunggahnya ke media sosial dengan mention @smartfrenworld, tag dua teman, dan cantumkan tanda pagar #RamadanExtraFaedah dan #UnlimitedBisaSemua.

 

  

Monday, April 19, 2021

Kreatifitas Dan Inovasi menjadi Bekal Pelajar Untuk Terjun Di Usaha Industri Kreatif


Revolusi Industri 4.0 melalui Industri Kreatif wajib memiliki kreatifitas, inovasi, Dan juga kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi di jaman era digital ini ujar Menristekdikti  M.Nasir  saat kuliah Umum Di universitas Pendidikan Ganesha Di Singaraja Bali (20/08) link dari www.kompas.com
Peserta Pelajar di berikan Pondasi agar siap terjun di dunia Industri atau Wirausaha dengan Bekal yang baik melalui Skill, Knowledge Dan Pride sehingga menghasilkan SDM Yang bermanfaat bagi Masyarakat pada umumnya sesuai ilmu yang telah di miliki ungkap kangagush sebagai Pegiat Ekonomi Kreatif 
Kepala SMK Jaya Buana Kresek Tangerang, Aan Angsori,M.Pd  saat pembukaan Seminar Dan Workshop agar peserta seminar harus serius sehingga kedepan akan di berikan investasi untuk membuat Industri Kreatif skala Mikro Di sekolah melalui Proposal Bisnis sehingga modal yang akan di berikan oleh sekolah nanti akan menjadi bagian kecil pondasi  sehingga siap memiliki bekal di dunia Entrepreneur.
Kegiatan Seminar Dan workshop Di SMK Jaya Buana ini dengan Tema "Peran Pelajar Dalam Industri Kreatif " sekaligus memberikan praktek membuat Kerajinan yang memiliki Kearifan Lokal sehingga potensi yang ada di Lingkungan dapat Di manfaatkan.
Edukasi Bidang Teknologi VSAT pun Di kenalkan oleh A.Jajuli S.Kom sebagai praktisi di Bidanngnya sebagai provider Telekomukasi Dan Komunikasi data bagi siswa Yang siap terjun di dunia Industri Teknik komunikasi Dan Jaringan Akan diberikan ilmu praktis Di Bidang VSAT.

Workshop Kerajinan Subsektor Ekonomi Kreatif.

Thursday, April 15, 2021

Produk Budaya topi Bambu menjadi Produk Inovatif untuk Meningkatkan Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal.

Topi Bambu adalah Kerajinan tradiosional secara turun temurun Dan menjadi Citi khas Budaya Masyarakat Tangerang sejak abad ke 19. 
Warisan Budaya ini dengan Pola tradiosional desain topi Bambu memiliki teknik khas Yang tidak bisa Di tiru oleh negara lain.
Peranan Di era digital ini telah muncul Komunitas topi Bambu sejak 2010 yang Salah satu founder adalah kangagus Yang masih eksis hingga menjadi entrepreneur hingga saat ini Dan Mempertahankan Tradisi Budaya menganyam ini dengan membuat produk Kreatif Dan inovatif.
Sehingga menumbuhkan Rasa cinta masyarakat terhadap produk Budaya  topi Bambu tidak punah.
Konsistensi Dan fokus kegiatan Yang dilakukan oleh kangagush Di berikan Piagam anugrah Dari Bupati Tangerang pada acaa Gelar Ada danbBudaya Kearifan Tangerang  sebagai Paraksa Budaya Topi Bambu agar tidak punah Dan tidak Di lupakan.

Kegiatan Yang terus Di lakukan Kang agush bersama Komunitas topi Bambu ini secara tidak Langsung memberikan dampak positif :
1.Menciptakan pendapatan Ekonomi keluarga perajin.
2.Meciptakan produk Dari Bambu dengan memanfaatkan Bambu menjadi Produk Kreatif Dan inovatif menjadi nilai Jual tinggi.
3.Menjadi Daya tarik wisata edukatif, heritage, Di wilayah Kab.tangerang
4.Menjadi Sumber pembelajaran maupun pendidikan bagi pelajar,mahasiswa Dan Masyarakat Umum.

Entrepreneurship melalui entrepreneur sosial melalui Komunitas ini  terus  berjalan dengan melakukanbkegiatan Dan program program Yang memberikan manfaat  sebagai berikut :
1. melestarikan Kerajinan tradisional topi Bambu Yang hampir punah.
2.Menumbuhkan Rasa cinta masyarakat terhadap produk Budaya topi Bambu Buatan Lokal.
3.Mengembangkan Ekonomi Kreatif Dan  sebagai tempat Edukasi Dan ruanglingkup Budaya  untuk generasi Yang Akan datang denga Di buat ya museum topi Bambu ICHE.

Sunday, April 11, 2021

Masyarakat Adat Cireundeu Mempertahankan Kearifan Lokal Melalui Rasi (Beras Singkong) Makan Pokok

Kampung cireundeu berada Di Kota Cimahi Kecamatan Cimahi Selatan  Leuwigajah, Masyarakat ini masih Menjaga Tradisi sejak nenek moyang menjadikan Singkong sebagai makanan Pokok Yang tak pernah makan nasi, potensi ketahanan Pangan melalui tanaman  Singkong sangat luas Di sekitar Kampung ujar Kang asep saat ngobrol ,Kang asep memberikan fakta Masyarakat Di sekitar sini memiliki kesadaran akanadat serta Budaya Yang diwariskan nenek moyang Dan ingin Menjaga Warisan itu dengan konsisten  sambil cerita bersama kangagus Dan Kang Wildan  Dari Teman Kreasi Bandung Barat.
kang Asep (Tokoh Masyarakat Cireundeu) kangagush (Topibambu) saat diskusi tentang Kearifan Lokal Masyarakat Adat atau Kampung Singkong.(10/04/2021)

Tempat ini sangat unik Ada pendopo, sanggar Dan Rumah Bambu semi kekinian Dan ada kreatifitas Dan keterampilan Ada kegiatan bermusik atau nonoman dengan alat Musik tradiosional gamelan,karinding  saat Ada wisatawan berkunjung ujar Kang asep sambil menunjukan karidning.
Hasil olahan Singkong menjadi produk kuliner Yang enak untuk oleh oleh Dari Kampung Singkong.

Potensi luas hitam dengan tanaman Singkong, Kampung cireundeu membagi Dalam 3 katagori Salah satu ya untuk cocok tanam  Dan hutan  untuk cadangan air atau  hutan tutupan.

Pendopo untuk tamu Di Kampung Adat Cireundeu
Tanpak Depan Rumah Tradional Kampung Singkong (kangagush )

Tanpak  Samping Rumah dengan ornamen anyaman bambu Dan kayu

Thursday, April 8, 2021

Helm Sepeda Anyaman Bambu Hadir Di BTC Bandung EXPO 2021

      Pembukaan Acara BITTRA EXPO 2021  BTC MALL Bandung

Potensi Investasi,Parawisata Dan perdagangan.Potensi Investasi Dan  wisata serta produk unggulan daerah mesti perlu promosi sehingga  dapat para investor Dan pihak Yang memiliki kepentingan dapat melihat potensi Yang ada.
   Pembukaan Acara BITTRA Expo 2021

Salah satu factor penting Pembangunan perekonomian daerah adalah masuknya investasi ke daerah Dan kelancaran perdagangan barang Dan jasa untuk memperkuat Daya beli Masyarakat Dan meningkatnya Kunjungan wisata ujar  Dra. Hj. Nurul Hayati, M. Si sekaligus produk UKM dapat meningkatkan omset ungkap Kadis Koperasi Dan UKM saat menghadiri acara EXPO BITTRA 2021.

 Inovasi Produk Helm Sepeda Anyaman Bambu saat Diskusi bersama Dra. Hj. Nurul Hayati, M. Si  Kadis Koperasi Dan Usaha Mikro Kab.Tangerang Expo BTC Mall Bandung (8/04/2021)

Peserta Pameran Dari daerah Kab.Ogan Komering You, Sulawesi Tengah, Mojokerto, Lampung Dan Dinas Parawisata Banten  expo 2021 ini setiap peserta menampilkan produk unggulan Dan  makanan khas setiap daerah Dan pelaku usaha juga desain kemasan,legalitas usaha Dan inovasi produk di utamakan.
    Stand EXPO 2021 BTC Mall Bandung

Sunday, March 28, 2021

Bupati Tangerang Hadiri Pelantikan dan Seminar ICMI Tangerang " Percepatan Ekonomi Di Tengah Pandemi"

Tangerang, 27 Maret 2021 Kegiatan pelantikan Pengurus ICMI Kab Tangerang dengan tema  " ICMI membangkitkan Optimisme Menghadapi Pandemi" Hadir di acara ini Bupati Tangerang, Prof. Dr. Jimli Assiddiqie ICMI Pusat, Prof. Dr. Lili Romli ICMI Orwil Banten dan Dr. Komarudin Ketua Dewan Pakar ICMI Kab. Tangerang. setelah pelantikan Bupati Tangerang memberikan arahan agar dapat bekerjasama dengan pemerintah dengan memberikan masukan melalui edukasi dan literasi keagamaan untuk pembangunan Kab. Tangerang agar lebih maju. 
Melalui ICMI Prof Dr. Jimli mengarahkan agar perkuat keimanan dan ketaqwaan sehingga menjadi lokomotif perkembangan ekonomi di Kab. Tangerang bisa melalui Bantenpreuner agar tumbuh wirausaha wirausaha baru di Banten sesuai waktu VOC membangun banten sebagai gerbang ekonomi tempo dulu. 
Acara Pelantikan Dan Silaknas ICMI @Resto Mang Engking Citra Raya
Penghargaan Untuk Bupati Tangerang
Penghargaan Untuk Prof Dr.Jimli Assididqie Ketua ICMI Pusat
Silakwil Dan Seminar  ICMI  Di Campus  Jaya Buana Kresek
Peserta Silakwil Orwil Banten
Produk Kopeah Bambu khas Tangerang sebagai Cendramata Acara Pelantikan ICMI
Program Kerjasama ICMI Tangerang bersama Perumahan Bumi Bantar Panjang Tigaraksa Dan Banyu Biru Village  Sepatan, Manager Perumahan A Jajuli (Pengurus  ORSAT ICMI Kec.Cikupa) bersama Bupati Tangerang.

Pemulihan Dan Percepatan Dampak Ekonomi Angaksa Pura II Giatkan Kemitraan untuk UMKM

 Tangerang, 23 Maret 2021 PT. Angkasa Pura II tetap fokus melaksanakan kegiatan penyaluran dana untuk kemitraan melalui program Mitra Binaaan ungkap Agus Haryadi sebagai Executive General Manager kantor cabang utama bandara Soekarno-Hatta untuk menyalurkan di awal semester tahun ini sehingga pelaku usaha segera kembali eksis dan tetap melanjutkan usaha dengan program kemitraaan ini. 

Tampak display produk UMKM berbasis lokal untuk pemulihan dan percepatan ekonomi setelah covid 19 yang kena dampak terhadap usahanya. 

Kegiatan penyaluran dana kemitraan tahap I tahun 2021 akan memberikan semangat dan segera mempercepat pemulihan dampak ekonomi. 

Program kemitraan ini pun para mitra binaan akan mendapatkan pelatihan atau di ikutsertakan pameran sesuai kriteria baik lokal atau nasional seperti Februari 2021 beberapa pelaku usaha di ikutkan dalam Pameran Bangga Buatan Indonesia di T3 Bandara Soekarno Hatta selama 15 hari di fasilitasi oleh PT. Angaksa Pura II bagi UKM yang telah menjadi mitra binaan ujar kangagush owner bambu carft dan juga mendapatkan program Bina Lingkungan dari PT. Angkasa Pura II untuk membuat Museum Topi Bambu. 


Kearifan budaya tradisi menganyam topi bambu di tangerang perlu mendapatkan perhatian karena  bagian penting tradisi budaya ini agar tidak punah dimana topi bambu sebagai icon kab. Tangerang dan juga telah meraih rekor Dunia dari MURI. 

Produk Topi Bambu yang di gunakan merupakan bagian penting untuk mempertahankan produk ekonomi masyarakat Indonesia perajin bambu yang ada saat ini agar tidak dilupakan


Featured post

Tempat Wisata Kuliner Cikupa Pohon Jati Di Citra Gelato

Masih Ada suasana Pohon Jati ternyata Di Citra -Cikupa tidak jauh Dari Kecamatan Panongan. Untuk ngopi bareng Teman atau santai berteduh Di ...