Tuesday, January 26, 2021

Expo Produk Buatan Indonesia Dewan DPRD Tangerang Sambangi Produk Kerajinan Bambu

Dewan Sapri.S.Sos DPRD Kab.Tangerang Sambangi Stand Bangga Buatan Indonesia Produk Kerajinan Bambu (Topi Bambu) sebagai icon Tangerang sejak 1943 menjadi logo hinga saat ini bersama Owner Agus Hasanudin atau kangagus Bambu Craft Dan ketua Himpunan Penyelanggara Pelatihan Dan Kursus Indonesia "DPC HIPKI Kab.Tangerang"

Tangerang,26  January 2021 Bandara terbesar Soekarno Hatta berada Di Tangerang Banten, Pergerakan Ekonomi sebelum pandemi Covid 19 memberikan Ekonomi Masyarakat yang baik, namun sudah hampir satu tahun pandemi Covid 19 banyak sektor Ekonomi,perhubungan Dan pendapatan Masyarakat berubah Dan Daya beli menurun.Banyak dampak yang Di rasakan terutama Masyarakat Di sekitar Bandara baik pegawai kontrak,butuh harian Dan pegawai Di Bandara yg Di rumahkan bahkan beberapa outlet pelaku Usaha Kecil Mikro (UKM) Yang bangkrut semoga Pemulihan Ekonomi dapat berjalan cepat.Ungkap Sapri,S.Sos DPRD Kab.Tangerang Fraksi PKS saat diskusi Di Stand Bambu Craft Yang telah menjadi Mitra PT.Angkasa Pura II Di berikan fasilitas Di expo Bangga Buatan Indonesia ini dengan menampilkan produk Kreatif Dan inovatif dengan tas terbesar,sepatu terbesar Dan topi Bambu terbesar.
Kegiatan expo ini banyak pelaku usaha Dari berbagai katagori produk Kuliner,fashion,craft Dan batik serta aksesoris lainnya baik Mitra binaan PT.Bank Mandiri, Dinas Perhubungan Dan PT.Angaksa Pura II sejak 16 January hingga 31 Januari 2021 Di Terminal 3 Kedatangan sebanyak 30 lebih Pelaku UKM ikut Serta untuk menciptakan pasar Dan Pemulihan Ekonomi saat ini.
Estalase  Digital PT.Angkasa Pura II

Salah satu produk UKM Di estalase Bangga Buatan Indonesia Di lantai 2 Stand Digital PT.Angkasa Pura II
Produk Batik Eco Print halus Dan Buatan Lokal.

Monday, January 25, 2021

Era Normal Baru Begadang bersama Extra Unlimited Malam

Sektor usaha Di pandemi Covid 19 ini Dari beberapa sektor usaha harus melakukan pergeseran dalam praktek bisnis.baik sektor Pendidikan, Layanan Kesehatan, Hiburan, serta Jasa Keuangan.Pemanfaatan Di Digital seperti saatnya berubah menjadi online service oleh karena itu peningkatan Belanja digital yang urgen adalah Jaringan, Insfrastruktur, TI Dan Aplikasi.

Di era digital saat ini kebutuhan komunikasi sangat penting, untuk kepentingan masyarakat Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim, produk Extra Unlimited Malam full Speed dapat Di peroleh dengan mudah, cukup mengaktifkan Kota Nonstop dengan Benefit ketika memasuki 01.00  WIB  Dan akan berhenti sekitar 04.59 WIB ,Setelah waktu tersebut benefi pelanggan Akan memakai batas pakaian (FUP) dari paket unlimeted yang sedang aktif.FUP Akan reset begitu pukul 00.00.Begadang dengan speed cepat dapat  memakai masa aktif 7 Hari dengan batas pemakaian 1 GB perhari, Ada juga Varian Smartfren Unlimited Lite Rp. 55.000 dengan masa aktif 28 hari.untuk Full Speed dapat menggunakan Kuota Nonstop 10GB - 30GB harga  harga mulai 45.000 hingga 100.000 dengan masa aktif 28 Hari.

Saat ini kondisi menuju New Normal , belum Betul Betul berada dalam kondisi kenormalan baru. Pandemi covid 19 ini tidak seharusnya menciptakan Jarak tetapi justru mempererat Kolaborasi  Dan menciptakan KoKreasi.Saat ini program PT.Smartfren Telecom Paket Di tahun 2021 menghadirkan Unlimited Relaunch (07/01/2021).
#smartfrenCommunity
#UnlimetedBisaSemua
#KuotaNonstopMakinTop
#MalamjadiExtra

Monday, January 18, 2021

Bambu Craft Hadir Di Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) PT.Angkasa Pura II Terminal 3 Soekarno Hatta.

Program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI)  Dalam Hal ini sektor transportasi mendukung pengembangan UMKM Dan produk dalam negeri. Salah  satu fokus utama kampanye Gernas BBI 2021  adalah untuk membangkitkan perekomian lokal ujar Mentri Koordinator Kemaritiman dan investasi  Luhut B Pandjaitan  dalam arahannanya secara online .
Produk Buatan Indonesia Dari Tangerang Inovasi untuk Olah Raha Sepeda ,Helm Sepeda Anyaman Bambu Dari Bambu Craft.

lokasi strategis dan sarana pendukung di Bandara Soekarno Hatta ini PT.Angkasa Pura II berada Di kawasan  SMMILE Center  (Small,Micro,&Medium Business  Incubator  with Learning and Experience  Center) di Plaza terminal 3 sehingga program ini dapat mendukung UMKM yang merupakan tukang punggung perekomian Indonesia. ujar Prisident Director PT.Angkasa Pura II, Muhammad Awaludin  saat via detik finance ( Rabu 13/01/2021)
Ketersediaan booth Dan stand Yang Ada menampilkan banyak produk Ekonomi kreatif seperti produk Kuliner, Fashion, Craft, asli Buatan Indonesia  Dan produk Sumber Daya lokal Tradisional Food Qiensa (Peyek,Ketapang, Kjen) , minuman Herbal Ijaah Moe ( Jahe merah, Rempah Celup, Bir Pletok,Bandrek, ketumbar) semua dikemas menjadi kemasan Celup yg Di sajikan secara praktis. Dari Demuria Agung dengan beberapa produk Madu  kemasan Dan  durian Montong  di kemas menjadi frozen food sesuai PIRT, Untuk Gula Semut Dari Tangkal Kawung baik serbuk dan cair lokal Banten.
Stand Mitra Binaan PT.Angkasa Pura II Di Acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Di Terminal 3 Soekarno Hatta.

Produk Kerajinan Tiko handmade (dompet, sepatu, tas )domain kulit  Buatan asli Indonesia ,Kerajinan jam kayu untuk fashion dengan aneka model Dan bisa pesen sesuai selera.Sedangkan Kerajinan anyaman bambu Dari Tangerang menampilkan  produk Helm Sepeda anyaman,Kopeah Anyaman Bambu,aneka topibambu dan souvenir handmade dari aneka bambu Dari pelaku usaha Yang menjadi mitrabinaan PT.Angkasa Pura II ujar kangagush owner Bambu Craft saat Pameran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) BUMN mulai 16-31  January 2021.
Produk Produk Buatan Indonesia Di Acara BBI Terminal Angkasa Pura II

Tuesday, January 5, 2021

Mitra Binaan PT.Angkasa Pura II (Persero) Mendukung UMKM untuk Inovasi Produk Di Tengah Pandemi

Di Masa Pendemi Covid 19  pelaku usaha harus memiliki konsep dan penyesuaian usaha yang dilakukan agar tetap berjalan Dan terus bertahan.
Kenapa UKM Bambu Craft membuat Helm Sepeda Motif Anyaman bambu  di masa Pandemi ini dengan harapan membuka peluang Dan olahraga  Sepeda ini dapat mengurangi kadar stres, hal ini karena umumnya orang melakukan Sepeda sambil santai Dan menghirup udara segar, ungkap kangagush saat Di hubungi via video call 4/01/2020 tentang dampak pelaku usaha Di masa Pendemi  oleh Ario Fuad   Harms sebagai Ass Mgr of  Monitoring & Reporting  PT.Angkasa Pura II (Persero) kepada mitra Binaan selalu diskusi agar dapat melihat Peluang Dan tetap bertahan Di masa Pendemi.
Kreatifitas Dan inovasi Yang telah Di lakukan oleh Bambu Craft  seperti produk Kopeah Anyaman Bambu, Tas anyaman bambu Dan Helm Sepeda Anyaman Bambu, produk yang telah Di produksi Akan memberikan dampak Ekonomi bagi Masyarakat yang Menganyam Bambu dengan menciptakan wirausaha sosial atau sosialpreneur saat ini Di butuhkan Dalam Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi jelas Ario.

Strategi membuka Peluang pasar ini wajib dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai kalangan Dan Di Era Digital ini terus dilakukan membuka market baik melalui marketplace atau toko online sendiri Dan mengoptimalkan sosial media, untuk kolaborasi bisa menghubungi website   topibambu sedangkan untuk produk Yang Di Jual online dapat Di lihat Di      toko online adapun sosial media untuk Instagram   Instagram.

Friday, January 1, 2021

Inovasi Produk Peci Bambu Logo Anshor

Era digital saat ini semua transaksi Di lakukan dengan cepat Dan mudah, Begitu Pula Dalam hal menjual produk.
Strategi penjualan atau membuat produk saat ini wajib menjalankan desain kolaborasi dengan berbagai pihak.
Bisnis bagi Pemula atau pelaku usaha baru dapat Di katagorikan menjadi 2 (Dua) Dalam buku Renald Khasali yaitu Bisnis Produk Dan Bisnis marketing.

Dibawah ini saat pergerakan Ekonomi Masyarakat menurun maka inovasi Dan IDE membuat produk harus terus dilakukan Dan beda dengan Yang lain Dan Yang paling utama adalah dapat membuka Peluang atau menciptakan pasar.
inovasi produk Dan kombinasi produk Kearifan Lokal Bambu menjadi nilai Jual tinggi.


Peci anyaman bambu dengan Logo NU

Sunday, December 27, 2020

Giatkan Anyaman Bambu melalui Pelatihan Pemuda untuk Kearifan Lokal

Peserta Workshop Dan Seminar Kewirausahaan bersama LKP Topibambu Foundation at Saung Bambu Iche Di Tangerang

Tangerang,27 Desember 2020 Saung Bambu Iche, Kegiatan pelatihan kewirausahaan ini mengusung tema “Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Pemuda yang Kreatif dan Inovatif untuk Kemandirian Ekonomi”, dimana seperti yang telah kita ketahui pada hari ini Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi karena sedang menghadapi ujian besar wabah Covid-19 yang mematikan sektor ekonomi.

Pada saat ini bisnis di dunia online sedang melonjak naik peminatnya, dan juga sangat berpeluang tinggi untuk meningkatkan omset pendapatan dalam berwirausaha, jika tidak ditempa dengan berbentuk pelatihan mendasar untuk nilai produk tidak akan mungkin bisa menghadapi era saat ini.

Ketua Pelaksana Deni Guntara menginginkan adanya pengembangan pola berpikir mahasiswa dan pemuda yang selaras membangkitkan sektor ekonomi.

“Mari pemuda kita berwirausaha,” ajak Deni.

Hal Senada juga diungkapkan Ketua Umum DPP ITMI Bung Gusti Fairuz Triyana, yang memberikan pengarahan serta masukan-masukan untuk memotivasi pemuda.

“Jangan diam kita harus bergerak disektor yang bisa menghasilkan nilai jual untuk membantu masyarakat pada umumnya, Indonesia akan maju jika sektor ekonomi melonjak pesat dengan cara berwirausaha menghasilkan nilai jual yang potensial,” kata Gusti.

Gusti menambahkan, pemuda hari ini harus berinovasi memiliki kreatifitas yang tinggi walaupun keadaan sedang Covid-19.

“Kita gunakan teknologi untuk menjual produk yang beda bervariasi dan memiliki nilai jual bermasyarakat, sebelum kesana kita berlatih membuat produk yang bisa kita jadikan acuan berpikir,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diisi oleh orang yang memiliki pengalaman beserta kemampuan yang mumpuni, ada dua Narasumber inti yang pertama, Suhendra yaitu selaku ketua Forsamik Kabupaten Tangerang dengan mengisi Workshop mengarahkan pemuda dan mahasiswa memiliki jiwa usaha serta menggali potensi peserta yang hadir di acara tersebut, yang kedua Agus Hasanudin beserta team Founder Topi Bambu Foundation yang melatih skill membuat produk dari Bambu dan Rotan.

Poster Kegiatan

Diskusi Pondasi Wirausaha untuk Pemula oleh Suhendra SE ketua Forum Usaha Mikro Kab.Tangerang 27/12/2020

Pelatihan Kerajinan bambu Kearifan Lokal Dan LKP Topibambu Foundation


Monday, December 21, 2020

Inspirasi Kembangkan Produk Kearifan Lokal Bersama Dewan Provinsi Banten Komisi Bidang Ekonomi



Pandemi Covid 19 masih terus berlangsung Dan telah merubah beberapa kegiatan Di Semua sektor Dan Semua sektor mendapatkan dampak akibat Covid 19 ini, Semua negara Akan berusaha mencarikan solusi terhadap masalah tersebut. Organisasi untuk Kerjasama Dan Pembangunan Ekonomi(OECD) memproyeksikan Pemulihan Ekonomi global akibat pandemi Covid 19 setidaknya membutuhkan waktu 2 tahun,Sumber katadata.co.id.
Diskusi berlangsung Di siang Hari sambil ngopi Di Kumpul Rasa cafe bersama Bang H Are Awaludin sambil menikmati Susana menu cafe Yang makyus.20/12/2020.
Bang H.Ade Awaludin(Anggota Dewan Prov Banten Komisi Bidang Ekonomi) menggunakan Helm Sepeda  Anyaman Bambu) khas Tangerang bersama kangagush Pegiat Ekonomi Kreatif Dan Founder Saung Topi Bambu Iche.

Banyak masukan Dan konsep untuk Pemulihan Di Bidang Ekonomi Di saat pandemi ini agar tetap eksis Dalam menjalankan usaha Salah satu modal adalah memiliki inovasi Dan strategi Pemasaran Di era digital ini ungkap bang H Ade saat diskusi, Apakah saat ini usaha Bambu Craft telah memiliki pendampingan Dalam permodalan ? 
Bang H.Ade Awaludin menggunakan Helm Sepada Anyaman bambu Buatan IKM Bambu Craft Yang telah memiliki merk ALF DIN 

Target pasar ini pun membuka Peluang bersama Komunitas Sepeda agar tetap sehat Dan tentu produk Di pakai adalah Buatan Tangerang Dan memberikan dampak bagi Pengembangan produk Kerajinan anyaman agar tidak punah setelah melihat tulisan Di Buku Kerajinan Topi Bambu Di Tengah Arus Zaman di Tulis oleh Sejarahwan Dr.Rahayu Permana,M.Hum Dan kelahiran Balaraja saat ini sebagai akademisi Di Kampus Unindra Jakarta.


Monday, December 14, 2020

Karya Nyata Kokreasi Bersama Rumah Kreatif Smartfren

Tangerang saat ini merupakan Kota 1000 Industri Yang terdiri Dari 29 Kecamatan Dan 246 Desa.Populasi pertambahan penduduk urban untuk mencari kerja Di Tangerang tiap tahun bertambah dengan insfrastruktur Pembangunan jalan Dan Industri terus berkembang namun Di masa Pandemi ini semua sektor Industri berdasarkan data terdapat beberapa pabrik Di Tangerang Yang tutup Dan karyawan Di PHK Dan bahkan Ada Yang pindah ke daerah jawa Tengah.

Dampak Yang terasa adalah Di Bidang pendidikan mengalami perubahan Yang drastis Salah satu ya pelajar,mahasiswa Dan sekolah taman Belajar beralih menjadi  system online hingga saat ini sudah 1 Semester. Berbeda sudut pandang Pelaku usaha mikro atau UKM mendapat stimulus BLT baik 1.8 jt Dan 2.4 jt sebagai Dampak Pemulihan Ekonomi, namun itu supporting saja tdk  memberikan perbaikan Ekonomi Yang baik.

Sejak dilauching February 2020  lalu Rumah Kreatif Smartfren Di Tangerang  banyak kegiatan off line namun Di saat pandemi ini  Di lakukan kegiatan kelas online melalui media Instagram, YouTube, Zoom meeting ujar kangagus sebagai Pegiat Rumah Kreatif Smartfren sekaligus Leader Sfcom Tangerang. Dimana kini Ada hal  Yang menarik perhatian yaitu PT.Smartfren Telecom melalui wadah  atau program WOW Labs memberikan dukungan penuh  bagi anak negeri Yang memiliki ide Dan Karya  sehingga memberikan dampak positif untuk dapat Membangun Indonesia Yang lebih baik.

Karya Nyata Program WOW Labs Di berikan laptop kepada Pegiat Pengelola Rumah Kreatif untuk memberikan Edukasi Dan training pemasaran  Di lingkungan Rumah Kreatif Smartfren Community Kab.Tangerang.

Edukasi Pemasaran untuk Masyarakat dengan Laptop Dari WOW Labs

Penjualan online marketplace melalui Handphone program WOW Labs Smartfren.

Berikut ini penjelasan  Langsung dari PT.Smartfren Telecom,Tbk 
Roberto Saputra, Chief Brand Officer Smartfren mengatakan, “Lewat WOWLabs, kami ingin mewujudkan semangat kokreasi untuk bersama-sama mengembangkan satu wadah yang berkontribusi mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Kami akan mulai dari membuat produk khusus yang hasil penjualan seluruhnya didedikasikan untuk memberikan akses internet pada sekolah dan siapapun yang membutuhkan. Harapannya, semangat kokreasi ini lebih dari sekadar menginspirasi, tapi juga turut membuka peluang berusaha serta mengembangkan diri untuk banyak orang. Smartfren WOWLabs merupakan sebuah kanvas kokreasi dari, oleh dan untuk kita semua.”
Hana Madness dan Show the Monster adalah kreator lokal yang fokus pada pengelolaan intellectual property (IP) berupa desain karakter. Ada kisah unik di balik berbagai karakter yang dibuat oleh kedua kreator ini. Hana Madness, bernama lengkap Hana Alfikih, membuat karyanya dengan inspirasi dari pergelutan pribadinya dengan kesehatan mental. Sedangkan Show the Monster merupakan sebuah tim yang dipimpin oleh Evan Aditya untuk mengembangkan IP berupa desain karakter berbentuk macam-macam monster.
Sementara itu Ahha Official Store dan Stayhoops merupakan brand lokal yang dikenal memproduksi berbagai produk fashion. Ahha Official Store merupakan brand lokal milik kreator konten Atta Halilintar, yang memproduksi berbagai produk fashion anak muda seperti outer dan t-shirt. Sedangkan Stayhoops adalah brand lokal yang memproduksi antara lain kaus kaki dan masker.
Sebelum meluncurkan WOWLabs, Smartfren juga telah menjalin kemitraan dengan berbagai kreator muda Indonesia. Salah satunya adalah Addy Debbil, seniman grafis yang hasil karyanya ditampilkan dalam WOW Virtual Concert 2020 lalu. Selain itu desain karyanya juga disematkan dalam kaus dan masker yang dijual melalui Ahha Official Store, untuk kemudian hasilnya didonasikan melalui Benih Baik kepada masyarakat.


Sunday, December 6, 2020

Pemulihan Dampak Ekonomi Bersama Bank BJB

Perubahan Dan prilaku akibat covid 19 ini masih banyak merasakan dampak Ekonomi, Korban PHK, Pengangguran, Lulus sekolah Belum dapat kerja  bahkan pelaku UKM banyak terdampak selama 6 terakhir bahkan bangkrut karena modal banyak terpakai untuk operasional keluarga.
Peranan Pemerintah hadir dengan berbagai Paket kebijakan melalui Pemulihan Ekonomi Nasional, UMKM diberikan subsidi Bunga, adanya Bantuan Langsung Tunai dengan harapan untuk memperbaiki pasca Covid 19 ini.
Pertumbuhan UMKM sekitar 62 Juta,  sehingga UMKM memiliki Daya pikat menjadi motor untuk pertumbuhan Ekonomi, menciptakan lapangan kerja, inovasi dan investasi sehingga mencapai Pembangunan yang berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs) Di Yang air tercinta.

Silaturahmi Dalam menjalin sinergitas bersama Bambu Craft sebagai pelaku UKM untuk program pemulihan Dampak Ekonomi pasca Covid 19 ini ujar Erwin Gunakan Manager UMKM  KC BJB Balaraja saat Diskusi  30/11/2020 Di Gallery Bambu Craft  ingin mengangkat produk Inovasi Helm Anyaman Bambu menjadi Home Industri sehingga memberikan dampak peningkatan Ekonomi Masyarakat Dan peningkatan Ekonomi keluarga bagi ibu ibu Yang Menganyam anyaman bambu.


Helm Anyaman Bambu Tangerang Di pakai Saat  Kunjungan ke Bambu Craft untuk menjadi produk unggulan ujar Erwin Bank BJB Balaraja
Produk Kopeah Dan Topi Bambu juga memiliki nilai histori sebagai Kearifan Lokal Tangerang hingga saat ini.

Wednesday, December 2, 2020

Jalin Kerjasama Entrepreneurship Topi Bambu Bersama BRI Institute

Pelaku wirausaha Di era pandemi ini secara Pola Pikir Harus bisa bertahan Dan Menjaga kelangsungan hidup usaha.
Seseorang wirausahawanb yang memiliki Jiwa kepemimpinan Dan Inovator Pemikiran Dalam melakukan usaha atau sikap Dan prilaku Yang miliki keberanian mengambil resiko,Kemampuan berpikir kreatif Dan inovatif.
Berikut ini  HAL Yang Harus Di miliki seorang wirausaha atau pelaku usaha  sebagai berikut:
1.Percaya Diri
2. Beorentasi  hasil
3 Berani mengambi resiko
4.Kepemimpinan
5.Keaslian
6.Berorientasi Masa Depan

BRI Institute bersama Kang agush  founder Topi Bambu
Topi Bambu Dan Buku Kerajinan Tangerang telah diterima sebagai Jalin Kerjasama Untuk Kegiatan Pengabdian Masyarakat bersama BRI Institute."Rektor Institute Teknologi Dan Bisnis Bank BRI"

Kerjasama BRI Institute memiliki program Bidang pendidikan ,Penelitian Ilmiah,Pengabdian Masyarakat, Kuliah Umum, Magang Dan Pengembangan Kurikulum ujar Rektor Institute Teknologi Dan Bisnis Bank BRI  Prof.Ir.Dana S Saroso M.Eng Sc,Ph.D via saat zoom meeting waktu sebulan lalu Dan telah memiliki Buku Kerajinan Topi Bambu Di Tengah Arus Zaman Potensi Industri Dan Ekonomi Kreatif Masyarakat Tangerang penulis Dr.Rahayu Permana,M.Hum Dan Agus Hasanudin,ST  sebagai analysis potensi kolaborasi kedepan.


Tuesday, December 1, 2020

Desa Vokasi Implementasi Program Pendidikan NonFormal untuk Peningkatan Kapasitas Perempuan Desa

Kegiatan Desa Vokasi untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia Dan Lingkungan Yang Di landasi nilai nilai Budaya Dan pemanfaatan potensi Lokal.

Program Desa Vokasi ini agar terbentuknya kawasan Yang menjadi Sentra Keterampilan  Dan terbentuknya kelompok kelompok usaha  Yang memanfaatkan potensi Dan Sumber Daya alam  Dan Kearifan Lokal.

Gebyar Virtual Kegiatan Desa Vokasi Di SKB Tangerang
Stand Pameran SKB Tangerang melalui Program Desa Vokasi 

Salah satu kegiatan pendampingan Desa Vokasi ini Di lakukan oleh SKB Tangerang  agar Sumber Kerajinan bambu memberikan nilai ekonomis tinggi ujar Huriah,SE.M.Pd "Kepsek SKB Tangerang"  saat Di wawancara di acara gebyar Di Desa sodong yang diikuti beberapa PKBM Dan program PKPH , Acara ini Di buka Langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Dan Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan RI  secara virtual  26/11/2020.
Berikut liputan Yang Di rangkup Dalam YouTube link Di bawah ini

Featured post

Expo Produk Buatan Indonesia Dewan DPRD Tangerang Sambangi Produk Kerajinan Bambu

Dewan Sapri.S.Sos DPRD Kab.Tangerang Sambangi Stand Bangga Buatan Indonesia Produk Kerajinan Bambu (Topi Bambu) sebagai icon Tan...