Rabu, 23 Februari 2011

Tudung Belenong, Topi Bambu dari Kabupaten Tangerang


pengrajin tudung belenong desa cijantraPada tahun 1800-an sampai awal 1900-an Kabupaten Tangerang dikenal sebagai pusat kerajinan topi bambu. Topi bambu dari Tangerang ini diekspor ke Amerika dan Eropa. Bahkan, topi bambu Tangerang dikabarkan pernah merajai Paris.
Dalam rangka mencari kembali pusat-pusat produksi topi bambu yang pada zaman itu berada di daerah Cikupa, Tigaraksa dan Balaraja, TopiBambu menemukan sebuah kampung yang masih memiliki sisa-sisa penganyam topi bambu. Kampung itu adalah Kampung Ciakar yang terletak di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan. TopiBambu mendata setidaknya masih ada sekitar 20 orang pengrajin topi bambu di Kampung Ciakar.
Ada pun jenis topi bambu yang dianyam oleh pengrajin di Kampung Ciakar adalah topi bambu jenis tudung belenong, capio dan peradah. Tudung belenong adalah sejenis topi bambu yang bentuknya menyerupai belenong sehingga disebut dengan tudung belenong. Capio adalah topi bambu seperti topi pramuka. Sedangkan peradah adalah topi bambu untuk hiasan dinding. Peradah biasanya terdiri dari 5 atau 7 topi bambu dari ukuran kecil sampai besar.
Karena belum memiliki contoh gambar tudung belenong dari pengrajin di Kampung Ciakar maka TopiBambu melakukan riset di internet dan menemukan sebuah sentra kerajinan tudung belenong lain di Kabupaten Tangerang, yaitu di Kampung Carangpulang, Desa Cijantra, Kecamatan Pagedangan. Informasi mengenai pengrajin tudung belenong di Kampung Carangpulang tersebut dapat dibaca di situs web Pagedangan Kampung Kita. TopiBambu menggunakan gambar pengrajin tudung belenong dari halaman tersebut untuk ilustrasi kiriman ini.
Pada saat ini TopiBambu sedang mendata para pengrajin topi bambu. Mudah-mudahan usaha ini dapat segera terealisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar