Kamis, 23 Februari 2017

Pontensi Pasar Industri Kreatif Kementrian Koperasi dan UKM

Perkembangan Industri Kreatif yang di canangkan oleh Presiden Jokowi saat temu kreatif di ICE BSD sebagai tulang pungung ekonomi Indonesia, sesuai arahan dalam nawacita Presiden untuk mengerakan perekonomian rakyat.

Komunitas topibambu  berkesempatan menghadiri temu Industri Kreatif di jakarta Sahid Hotel di adakan Kementerian Koperasi dan UKM RI Asdep Produksi dan jasa. Pada kesempatan ini, kami juga ..kangagush bergabung di HIPMI Kab.Tangerang sebagai ketua Bidang Koperasi,UKM dan star Updan memiliki usaha  lebih konsentrasi Industri Bambu Indonesia. prof Elizabet Wjaja sebagai ahli Taksonomi bambu memberikan peluang peluang di luar negeri mulai pemanfaatan limbah bambu menjadi sabun, shampo,arang dan lain sebagainya.
Peserta temu Kreatif Bambu ini mencakup Wilayah Banten dan Jawabarat baik UKM, Komunitas maupun Koperasi Produsen.
Indonesia Bambu Community yang memberikan pengalaman ekspor produk Musik daei bahan material bambu, yang sebelumnya kang adang founder IBC ini. Telah 6 tahun menetap di jerman, dan setelah selesai study nya membuat alat music bambu ini untuk mengangkat potensi Sumber Daya Alam Bambu khususnya untuk menjadi produk bernilai tinggi. Produk Industri Kreatif Kab.Tangerang memberikan warna dan memperkaya produk lainnya seperti topibambu, kopiah bambu, tas bambu, dompet dan lain sebagainya.

Semoga harapan temu Industri Kreatif ini merumuskan dan memberikan jawaban  agar produk bernilai jual tinggi dan dapat masuk ke pasaran luar negeri ujar Ibu Victoria sebagai Asdep Produksi dan Jasa Kementrian Koperasi dan UKM RI saat penutupan acara di jakarta Grand Sahid Hotel 22 sd 23 Februari 2017

Kangagus Acara Temu Industri Kreatif
Kang Adang Founder IBC Bandung
Bunda Prof .Elizabet Wdjaja ahli Taksonomi Bambu
Kangagus Memainkan Produk Gitar Bambu
Produk Bambu lainnya
Peserta INKRAF
Tampilan music bambu 
Produk Industri Kreatif
KOPIAH BAMBU TNG
Dompet anyaman bambu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar