-->
  • Topibambu Mulai Terlupakan Inovasi Sajadah Anyaman Bambu

    Tahun 2016 merupakan awal keprihatinan pengrajin Topibambu Pramuka khususnya di karenakan peminat dan pemakaian topi bambu Pramuka sdh mulaindi tinggalkan , secara industri kreatif berdasarkan analisa kangagush banyak membantu masyarakat khususnya di Kab.Tangerang yang terdapat 10 kecamatan merupakan sentra penganyam topibambu pramuka. Apa boleh buat apabila keperpihakan tidak ke masyarakat bawah.

    Kami dari Komunitas Topibambu melalui tulisan dan media sosial selalu membantu agar masyarakat kecil di pedesaan mendapatkan buah hasil kerajinan topi bambu ini.

    Berangkat ke prihatinan masyarakat yang biasanya mendapatkan uang tambahan dari pertanian dan kebun setelah aktifitasnya maka di lakukan oleh ibu ibu untuk mencari tambahan dari menganyam topibambu pramuka. Rasa prihatin pun akhirnya kangagush membuat inovasi untuk para penganyam dapat mempunyai tambahan dengan membuat aneka sajadah anyaman bambu. Wal Hasil sebuah stasuin TV One langsung memberikan liputan khusus kepada Topibambu untuk di liput acara Coffe Break , Semoga ini merupakan keberkahan dengan niat untuk membantu pengrajin anyaman topi membuat anyaman sajadah.

    Nah semoga pembaca dapat mencintai produk lokal dan membeli nya.Berikut jepretan hasil liputan acara Coffe Break TV One.

    Wawancara langsung TV One
    Bagian Liputan Topibambu Raksasa
    Tim Topibambu dengan Tim TV One
    Liputan Sajadah Bambu
    Model Sajadah Bambu dan Serat Bambu
    SAJADAH BAMBU
    Sajadah Anyaman Bambu
    Model Anyaman Sajadah Bambu
  • You might also like

    1 komentar:

Artikel

Sejarah Topibambu ada di Desa Cikupa

Desa Cikupa berdiri pada tahun 1922, pada saat itu dipimpin oleh Kepala Desa I (pertama) yaitu Bapak MUDERI. Pada awal kepemimpi...