-->
  • Jangan Lupakan Topibambu Tangerang Banten

    Perkembangan dunia bidang kerajinan berkembang pesat, namun Indonesia melalui Badan Ekonomi Kreatif dapat memberikan perubahan secara bertahap.
    Tangerang merupakan penyanggah ibukota Jakarta sekitar 2 jam dari Jakarta menuju pusat pemerintahan Kab.Tangerang.
    Pemilihan Pilkada Kab.Tangerang telah hadir Bupati dan Wakil Bupati baru Periode 2018 sd 2023, Semoga Bupati Ahmed Zaki Iskandar akan memberikan perubahan yang di harapkan masyarakat.

    Berbicara produk lokal atau produk di Kabupaten Tangerang sejak menjadi Kab.Tangerang 27 Desember 1943 dengan Logo topibambu menjadi icon Tangerang meskipun perubahan selama 70 tahun masyarakat yang masih mempertahankan keahlian di bidang ini mulai sedikit demi sedikit berkurang. Apa fenomena yang terjadi ya? Tahun 1976 data yang kangagus dapatkan dari buku akan menjadi kota 1000 industri sampai saat ini dan di bagi menjadi Kota Tangerang serta Tangerang Selatan. Aktifitas masyarakat dengan jumlah penduduk sekitar 3,5 juta sebanyak 29 Kecamatan masih ada penganyam dan pengrajin yang di 3 kecamatan seperti panongan, solear, cisoka, jambe, tigaraksa menggantungkan hidup untuk melestarikan kerajinan topibambu ini meskipun sudah ada perubahan penggunaan topibambu pramuka sdh tidak di jadikan sebagai bagian penting untuk kepanduan.

    Jangan Lupakan TopiBambu ? Kenapa di angkat kembali sangat banyak jika di tulis di website ini alhasil tulisan ini di pagi hari jumat setelah pelantikan Bupati Baru dan kangagus masih memyimpan artikel Koran Kompas edisi Minggu 31 Agustus 2014 , sayang jika tidak di dokumentasikan dan ucapan terimakasih kepada reporter mba Mawar  Kusuma mau menampilkan artikel ini, semoga kebaikannya mendapat balasan yang banyak.
    Perjalanan kangagus dan kawan kawan bloger terutama kang kombor atau moh arif widarto sebagai inisiator  terbentuknya wadah Komunitas Topibambu hingga saat ini tidak dilupakan demi tujuan awal dapat membatu masyarakat untuk kemajuan kerajinan tangerang.

    Wah banyak deh kalau di ceritakan namun catatan penting semua  adalah melalui proses sehingga topibambu tidak di lupakan dan Poin penting agar kerajinan tetap ada wajib membangun kolaborasi sebagai berikut
    1.Akademisi
    2.Bisnis
    3.Komunitas
    4.Pemerintah
    Ke empat komponen tersebut kangagus dan sahabat topibambu selalu bersinergi dan satu prinsip kami adalah Helpfull Comunity.

    Silakan sahabat topibambu jika ingin kolaborasi bersama komunitas topibambu 
    Mengedepankan keterampilan berbasis kewirausahaan yg menghasilkan produk, jasa, pelatihan, Bimtek, TTG, Pemberdayaan Masyarakat,kangagus 6281385137473 (HP/WA)



    Artikel Koran Kompas tahun 2014
    Rekor Dunia Topibambu daru MURI
    Giatkan produk kerajinan Bambu Tangerang
    Topibambu pramuka sdh Dilupakan
    Pabrik Topibambu tahun 1970 an di Tangerang
    Ekspansi Topibambu di Kualalumpur
    Produksi Topibambu acara siTudung 
  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Artikel

Sejarah Topibambu ada di Desa Cikupa

Desa Cikupa berdiri pada tahun 1922, pada saat itu dipimpin oleh Kepala Desa I (pertama) yaitu Bapak MUDERI. Pada awal kepemimpi...