Pengembangan Ekonomi Lokal HUT ke 75 Tangerang

Tigaraksa 26 Desember 2018, Pusat Pemerintahan Kab.Tangerang merayakan hari jadi ke 75 Tahun di laksanakan di area puspem Kab.Tangerang. potensi dan sumber daya alam di setiap kecamatan memiliki potensi yang beraneka ragam, Potensi alam dan potensi SDM khususnya UKM sebagai pelaku usaha dan menghasilkan produk dan ini akanenjadi bagian penting.
Stand dari berbagai kecamatan
Beberapa stand yang persiapan pembukaan
Stand yang telahbmelakukan transaksi
Stand kec yang menampilkan produl lokal
Produk kreatif dan pengembangan produk lokal
ProdUk craft subsektor ekraf
Aneka produk kerajinan
Pengembangan ekonomi lokal menjadi salah satu langkah dalam pengetasan kemiskinan kesenjangan antara kondisi kemiskinan dan potensi sumber daya lokal mrnjadi dasar penting  ujar kang agus sebagai pelaku ekonomi kreatif dan ketua umum Komunitas Umkm Banten Indonesia atau KUBI.
Produk ekonomi kreatif dari pelaku usaha Bambu Craft Tangerang 

Salah satu pengembangan produk ekonomi lokal adalah pemberdayaan SDM dan pemanfaatan bahan baku. Adapun kreteria pengukuran pengembangan ekonomi lokal adalah 
1. kemampuan dalam berproduksi
2.Kemampuan dalam permodalan
3. Kemampuan dalam prmbentukan SDM

Pengembangan Ekonomi Desa dan Kewirausahaan melalui P2KTD Inovasi Desa

Anyer Banten,  20 Desember 2018  Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Prov Banten dengan peserta Kabupaten yang ada di Wilayah banten yang telah melaksanakan Program Inovasi Desa seperti Pandeglang, Tangerang,  Lebak dan serang telah mengutus beberapa Perwakilan untuk melaksanakan kegiatan  Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) adalah lembaga profesional yang menyediakan jasa  keahlian teknis tertentu sesuai program Inovasi Desa.

Manfaat P2KTD 
Acara P2KTD di buka langsung oleh kepala Dinas PMPD prov Banten
Kangagush P2KTD Tangerang  bidang PEL dan kewirausahaan
Produk inovasi desa topibambu
Peserta pelatihan P2KTD Prov Banten.
Tujuan P2KTD agar desa desa yang mendapatkan layanan teknis berkualitas dari lembaga profesional. Dan memiliki peranan penting membantu desa dalam mewujudkan komitmen replikasi inovasi Desa. 

1.P2KTD Bidang Pengembangan Ekonomi Lokal dan Kewirausahaan

Layanan P2KTD bidang PEL dan Kewirausahaan disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter desa dalam  mendukung pengembangan Produk Unggulan Desa (Prudes) dan Produk unggulan kawasan perdesaan serta bersama BUMDES dapat menjalin kerjasama. 

Pengembangan Ekonomi Lokal dengan subsektor ekonomi kreatif kerajinan Bambu di Tangerang


2.P2KTD Bidang PengembangN Sumber Daya Manusia (SDM)          


Layanan P2KTD yang mendampingi pelaksanaan bidang Pengembangan SDM   di sesuaikan dengan kebutuhan pengembangan layanan sosial dasar (Paud,  Posyandu,  kegiatan yang menjamin kewenangan lokal dan kewirausahaan Sosial. kewirausahaan Sosial adalah individu yang memberikan solusi inofativ untuk menyelesaikan permasalahaan sosial  masyarakat di Desa. 

Penawaran ide kreatif yang yang berprientasi bissnis Sehingga layanan ini yang berupa Pelatihan dan Bimbingan  untuk mendorong kemajuan desa.  

3. P2KTD Bidang Infrastruktur Desa

Layanan bidang ini memberikan program inovasi Desa yang meliputi :
1. pengembangan dan Pemeliharaan sarana dan prasarana Embung Desa. 
2. Bidang pengembangan dan pemeliharaan sarana olahraga                     


Fashion dan Kerajinan bagian Penting Sub sektor BEKRAF di Tangerang

Strategi pembangunan 2019 pemerintah lebih fokus pada pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) tantangan SDM, serta modal sarana pendukung untuk meningkatkan nilai tambah dalam perekonomian.  tatanan ekonomi juga telah memasuki babak baru seiring dengan revolusi industri 4.0

Tangerang 13 Desember 2018, Avilla Residence Bappeda kab. tangerang  mengadakan forum Diskusi bersama BEKRAF RI  untuk mensosialisasi kebijakan Ekonomi Kreatif telah hadir
Direktur antar Bidang Dalam Negeri Bpk Hasan Abud dan Ibu Rita Dewi dari Bekraf, kegiatan ekonomi kreatif yang di lakukan oleh insan kreatif akan memberikan kemajuan bagi perekonomian bangsa ujar Hasan Abud di acara Bappeda  di depan pelaku ekonomi kreatif saat sosialisasi.

Perkembangan ekonomi kreatif di Kab. tangerang merupakan perkembangan usaha yang berkembang di tangerang ini adalah pelaku ekonomi yang heterogen karena masyarakat kab. Tangerang  banyak masyarakat yang  pindah ke tangerang untuk domisili namun banyak kerja di ibukota. ekonomi kreatif saat ini lebih banyak bidang fashion,  kerajinan dan kuliner ujar kasubid Ekonomi ibu Yeni saat pembukaan acara forum diskusi tersebut.

Dalam pandangan dan pertanyaan di forum diskusi tersebut kangagus founder Akademi Wirausaha Indonesia atau AWI memberikan pandangan Revolusi Industri Generasi keempat atau di kenal revolusi industri 4.0 yang berbasis pada digitalisasi merupakan peluang ekonomi,  perkembangan revolusi pertama tentang mesin uap pengganti tenaga manusia dan hewan,  sehingga peningkatan ekonomi meningkat secara signifikan sedangkan revolusi industri 4.0 merupakan basis era digital.

Semoga pertemuan ini semua pemaku kebijakan dari semua unsur baik akademis,  pelaku bisnis,  komunitas,  pemerintah serta Media dapat saling membantu untuk kemajuan tangerang yang lebih maju.

Bappeda dan Bekraf mengadakan forum diskusi ekonomi kreatif Kab. Tangerang
Subsektor Ekonomi Kreatif
Ekonomi kreatif sektor Kerajinan
Ekonomi kreatif  sektor fashion
Oleh oleh tangerang souvnir
Sektoe kuliner bebek
Inovasi sektor kerajinan peci bambu
Pemberdayaan SDM sektor kerajinan
Produk kerajinan Tangerang

Produk Unik Fashion dan Gaun Pengantin SAELIA BUTIK Tangerang



Karya Saelia Butik Tangerang  by desainer lia ayu susilowati bagian pengembangan ekonomi kreatif kab. Tangerang

  • Pemasaran hingga Malaysia, Singapura, Mekkah, Madinah dan Hong Kong
  • Omset Rp. 15 juta sekali ikut pameran

Brand Geulie’s Handmade  dan sekarang membuat brand baru hijrah ke wilayah Banten Tangerang diartikan Lia Ayu Susilowati agar konsumen yang menggunakan produk kreasinya terlihat lebih geulis yang dalam bahasa Sunda artinyacantik. Lia kini sedang mengurus Hak Cipta brand usahanya ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual.sumber link https://www.google.co.id/amp/s/infoloka.com/aksesoris-pengantin-kombinasi-batik-kerang-dan-tulang/amp/

Pengalaman saat itu Dengan modal awal sekitar Rp. 50 ribu tahun 2012 untuk membeli bahan jersey ia mulai membuat aksesoris dari mulai kalung, gelang, cincin dan aplikasi wedding lainnya. Dari modal tersebut ia mendapatkan laba kira-kira sebesar Rp. 350 ribu dan diinvestasikan kembali untuk pengembangan usaha dengan membeli bahan baku dan peralatan lain.

Menurut Lia, bisnis aksesoris wedding prospeknya menjanjikan. Terlebih saat ini banyak orang yang ingin tampil beda nan cantik di hari pernikahannya. Namun di samping prospek yang bagus, Lia melihar persaingan bisnis ini sangat ketat karena banyak pelaku usaha sejenis. Tetapi baginya hal itu bukanlah suatu masalah. Dengan adanya pesaing ia menjadi lebih kreatif dan inovatid menciptakan produk-produk terbaru.

Salah satu strategi memenangkan persaingan yaitu setiap hari selalu menciptakan produk baru agar pelanggan tidak bosan dengan produk yang itu-itu saja. Produk Geulie’s Handmade juga sangat eksklusif, satu desain hanya terdapat satu model. Bahkan Lia menerima orderan custom. Selain itu produknya juga dibuat secara Handmade untuk merangkai dan membuat produknya sehingga terlihat tidak pasaran.

Macam Produk. Lia menawarkan berbagai macam aksesoris wedding mulai dari kalung, gelang, crown, topi, coker, boneka pengantin, hand buket, hantaran, bros hingga kebaya. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp. 15 ribu hingga di atas Rp. 1 juta per item.”Untuk produk yang mahal, hanya dibuat 1 produk sehingga tidak pasaran. Jadi dalam produk saya tidak menjual secara grosiran,”ujarnya.

Salah satu kreasi Lia yang paling banyak disukai yaitu coker pengantin. Produk ini biasanya dipakai di bagian dada baju pengantin dengan cara dikalungkan. Biasanya coker pengantin berbentuk memanjang dari leher sampai perut. keunikan yang diberikan Lia dalam pembuatan coker pengantin adalah bahan baku yang digunakan, yakni perpaduan kain batik dengan manik-manik dan kerang. Kisaran harga coker ini Rp. 400 ribu per pcs.

Saat ini lokasi workshop Geulies’s Handmade beralamat di Perumahan Sawangan Permai, Jalan Perkutu Blok F11 no. 14 Sawangan Depok dan saat ini domisili di Kp. cikupa Tangerang. Di tempat produksi ini Lia dibantu oleh 3 orang karyawan tetap dan 20 orang karyawan lepas dari sekitar lokasi workshop. Dengan keunikan dan ciri khas yang diciptakan, tak heran setiap bulan ia memperoleh omset mencapai Rp. 25 juta dengan keuntungan mencapai 5-%. Bahkan saat menjelang musim pranikah, permintaan produk Geulie’s Handmade mengalami peningkatan hingga 200%.

Strategi Bisnis. Menjalankan Geulie’s Handmade menurut Lia tidak hanya membutuhkan kreativitas tapi juga strategi khusus dalam pemasaran. Pada awal merintis usaha ini ia hanya memasarkan produk-produknya dari mulut ke mulut, lambat laun ia mulai mempromosikannya melalui Facebook. Lewat akun jejaring sosial itu pula Lia memperoleh pelanggan hingga di seluruh Indonesia. Tak hanya itu, produknya juga diburu konsumen luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, Mekkah, Madinah dan Hong Kong.

Selain pemsaran melalu media online, Lia juga kerap mengikuti berbagai pameran  produk kreatif, fesyen hingga pameran wedding. Mampu meraup pemasukan yang besar dari setiap pameran, ternyata diimbangi dengan sebuah trik khusus mendatangkan pengunjung. Strategi yang digunakan yaitu dengan mendesai stan sesuai dengan tema pameran, serta memajang berbagai produk yang unik dan menarik. Karena keunikan dan kreativitasnya mendesain stan ia pun mendapatkan penghargaan sebagai Stand Industry Kreatif Terbaik Kategori Handicraft pada Festival Industry Kreatif Depok 2014.

Selama menjalani usaha, Lia belum mengalami kendala yang berarti, namun karena usaha ini berkaitan dengan dunia fesyen yang selalu berkembang maka dibutuhkan inovasi-inovasi produk baru sesuai dengan perkembangan dunia fesyen.top

Brand baru Saelia Boutique Kab. tangerang mengiatkan produk kerajinan fashion di Cikupa untuk bidang ekonomi kreatif
Model dan desain gaun pengantin
Model desain kebaya
Selain aktifitas desain kebaya lia juga aktif membuat desain batik tangerang yang sdh 10 desain di hasilkan dan bergabung di bidang fasjion serta memiliki lembaga kursus dan pelatihan menjahit dan batik. Untuk lebih lengkap bisa hub IG Saeliabutiquetangerang.atau kontak 0813 8513 7473

Pelatihan Cendramata di Papua Barat Bersama Sekolah Bambu Tangerang

Perkembangan ekonomi kreatif dan pengembangan Destinasti wisata untuk mendapatkan  devisa pendapatan daerah di tempat wisata.

Untuk menunjang dan memberikan cendramata dari destinasti wisata maka bagian penting pemberdayaan OPD terkait untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan pembuatan souvenir pemda papua barat bekerjasama dengan  Sekolah Bambu Tangerang yang ke tiga kalinya untuk bersinergi sehingga ekonomi kreatif menjadi bagian penting.

Pemberdayaan Masyarakat untuk meningkatkan keterampilan pembuatan cendramata untuk menjadi bagian penting sub sektor ekonomi kreatif. 

Sekolah Bambu Tangerang di Papua Barat

Bimtek dan workshop bersama Sekolah Bambu Tangerang

Paket dan pembelajaran Sekolah Bambu Tangerang ini dapat di sesuaikan apa yang di butuhkan dan keberadaan sumber daya alam di lokasi tersebut sehingga dapat di proses menjadi sebuah produk yang dapat bernilai jual. 

Souvenir Tangerang by SBT
Produk inovasi by Sekolah Bambu Tangerang

Bupati Tangerang Bekali Wirausaha Ekonomi Kreatif Pelantikan ITMI di Era Revolusi 4.0

Tangerang,  6 Desember 2018 Acara diskusi panel dan pelantikan Intelektual Muda Indonesia DPP Tangerang ini melaksanakan pelantikan langsung oleh Bupati Ahmed Zaki Iskandar di Aula Parakan.

Dalam sambutan dan keynote speaker pembekalan kepada anggota ITMI agar ITMI dapat memberikan peran penting untuk kemajuan kabupaten Tangerang Menuju era revolusi Industri 4.0

Narasumber pertama kangagus dari founder Sekolah Bambu Tangerang menjelaskan beberapa model wirausaha dan pandangan tentang era digital ini. 

Tahun 2018 Desember ini  hanya beberapa hari lagi menuju ke tahun 2019, semua masyarakat,  pengusaha,  dunia pendidikan dan pemerintahan mempersiapkan rencana dan strategi dalam menghadapi tahun 2019.

Tahun 2019 ini merupakan era industri 4.0 dimana di setiap era Industri akan mengalami perubahan yang berdampak sosial.
Era Industri 1 merupakan perubahan di bidang pertanian, Era Industri 2 perubahan di bidang dunia Industri,  Era Industri 3 proses perubahan dunia bidang Komunikasi dan Era Industri 4 ini merupakan era Digital yang memberikan dampak positif maupun negatif dan semua elemen harus siap menghadapi di jaman perubahan ini.

Wirausaha sosial di bidang kearifan lokal atau potensi daerah 7 tahun lalu sudah di lakukan oleh Komunitas Topibambu melalui komunikasi dan konekting pencatatan di dunia digital melalui website dan blog.

Perubahan wirausaha sosial merupakan cerminan prilaku bisnis atau usaha yang dilakukan di dunia ekonomi digital.
Perkembangan bisnis yang di mulai di era ini wajib mengikuti perkembangan.

Bagi pemula atau yang ingin terjun memulai usaha harus di persiapkan startegi bisnis :
1.Bisnis Produk
2.Bisnis Marketing

Bisnis produk yang akan di jalankan harus di awali niat yang kuat,  memiliki ide kreatif dalam mendesain produk dan wajib memiliki jaringan agar bisnis produk berjalan cepat.

Narasumber  Aa Gilang dan bunda Eva Elisa Wibisono. 

Ketua Umum Intelektual Muda Indonesia atau ITMI di nahkodai oleh Bung Gusti Fairus S. iP mengajak insan akademis dan para pengiat ekonomi masyarakat dapat bersama sama untuk memulai membangun wirausaha dengan sumber daya kearifan lokal yang di miliki olrh tempat tersebutbatau lokal wisdom,  dan mari membangun kabupaten agar menjadi destinasti wisata ujar Slamet Munajat moderator diskusi panel ITMI di aula paralan sekitar 150 peserta yang hadir sekalian pelantikan DPP ITMI. 

Kangagus dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat keynote Speaker dan pelantikan Intelektual Muda Indonesia (ITMI) 
Cendramata tas anyaman bambu produk lokal produk bambu craft by Sekolah Bambu Tangerang
Peserta diskusi acara ITMI
Aa Gilang S memberikan arahan peranan pemuda agar aktif sesuai bidang yang di miliki sesuai ke ilmuan untuk kemajuan Kab. Tangerang

Wirausaha apapun yang di lakukan adalah kejujuran dan kepercayaan ujar Bunda Eva sebagai pembicara dan memberikan pembekalan di acara ITMI agar siap berani melakukan wirausaha sesuai bidang dan fokus yang akan di jalankan. 

Ekonomi Digital Melalui Industri Kreatif Oleh Oleh Tangerang

Bicara digital atau pun dunia ekonomi pastinya harus melalui sumber yang pasti dan adanya peningkatan ekonomi di masyarakat. 
Perkembangan ekonomi melalui era Industri 4.0 semua elemen masyarakat secara tidak langsung harus Menerim perubahan tersebut di gengaman tangan. 

pertemuan ini bagian penting ke depan melalui Komunitas UMKM Banten Indonesia (KUBI)  dalam waktu dekat akan mengadakan edukasi peranan perusahaan dalam membangun Ekonomi Digital ujar Dani M Akhyar Head CDC Smartfrent Telecom Tbk.  Bersama ketua Umum KUBI kangagus sekaligus Owner Bambucraft.

Produk industri kreatif bambu akan memberikan manfaat ekonomi digital, bagian penting sebagai sumber utama mendatangkan profit dalam perekonomian. 

Produk Kreatif Topibambu Pramuka

Souvenir kreatif bagian kegiatan ekonomi dengan memasarkan produk berbasis melalui internet atau blog agar mudah di akses

Pemberdayaan ekonomi digital pembuatan topibambu, bergabungnya Topibambu untuk pemasaran eksport melalui Perhimpuan Pelaku Usaha Bambu Indonesia (Perpubi)  yang telah melaksanakan munas di Kampung bambu November 2018.

kopeah bambu ini merupakan inovasi agar kreatif untuk menjadi buah tangan atau oleh oleh produk unggulan tangerang
Topibambu khas tangerang merupakan warisan budaya sejak 1887 sebagai industri masyarakat
Sekolah Bambu Tangerang bagian penting untuk mempertahankan tradisi budaya kerajinan
Potensi dan hasil dari sekolah bambu tangerang untuk Kursi Bambu