-->
  • Produk Unggulan Daerah Berdasarkan Kearifan Lokal Bersumber Cirikhas dan warisan budaya turun temurun serta sosial budaya setempat

    Tangerang merupakan kota penyanggah ibukota dan sejak 1943 menjadi kabupaten tangerang,dalam sejarah tangerang 1887 produksi topibambu sudah ada dan saat ini masih memiliki warisan budaya menganyam topibambu di 10 kecamatan dan  30 desa di kabupaten tangerang.

    Produk unggulan Daerah atau PUD memberikan kreteria pengembangan atas dasar kearifan lokal yang bersumber cirikhas  dan warisan budaya turun temurun serta sosial budaya setempat.
    Lebih jelas silakan ada di bawah ini.
    Warisan Kearifan lokal tempo dulu sudah ada di cikupa 


    Potensi masyarakat saat ini yang masih melestarikan kerajinan anyaman bambu

    Proses industri tempo dulu

    Warisan budaya turun temurun saat ini masih ada dan tetap di buat inovasi produk menjadi kopeah bambu,dompet,sepatu dan tas lokasi kec.cikupa 

    Pengakuan lestarikan kearifan lokal  dan  bukti sejarah warisan budaya masih ada di tangerang

    Pembuatan produk topi dari anyaman bambu dengan SDM dan bahan baku masih banyak di kab.tangerang



    PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI
    REPUBLIK INDONESIA
    NOMOR 9 TAHUN 2014
    TENTANG
    PEDOMAN PENGEMBANGAN
    PRODUK UNGGULAN DAERAH

     Produk Unggulan Daerah yang selanjutnya disingkat
    PUD merupakan produk, baik berupa barang maupun
    jasa, yang dihasilkan oleh koperasi, usaha skala kecil
    dan menengah yang potensial untuk dikembangkan
    dengan memanfaatkan semua sumber daya yang
    dimiliki oleh daerah baik sumber daya alam, sumber
    daya manusia dan budaya lokal, serta mendatangkan
    pendapatan bagi masyarakat maupun pemerintah yang
    diharapkan menjadi kekuatan ekonomi bagi daerah dan
    masyarakat setempat sebagai produk yang potensial
    memiliki daya saing, daya jual, dan daya dorong menuju
    dan mampu memasuki pasar global

    [H. Kriteria PUD
    Penetapan Produk Unggulan Daerah dapat memenuhi
    kriteria sebagai berikut:
    a. penyerapan tenaga kerja;
    b. sumbangan terhadap perekonomian;
    c. sektor basis ekonomi daerah;
    d. dapat diperbaharui;
    e. sosial budaya;
    f. ketersediaan pasar;
    g. bahan baku;
    h. modal;
    i. sarana dan prasarana produksi;
    j. teknologi;
    k. manajemen usaha;

    Unsur sosial budaya dalam menciptakan, memproduksi
    dan mengembangkan produk unggulan daerah adalah
    menggunakan talenta dan kelembagaan masyarakat yang
    dibangun dan dikembangkan atas dasar kearifan lokal
    yang bersumber pada ciri khas dan warisan budaya
    turun temurun serta kondisi sosial budaya setempat.
    6. Ketersediaan pasar adalah kemampuan produk unggulan
    daerah untuk terserap pada pasar lokal, regional dan
    nasional serta berpotensi untuk memasuki pasar global.

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Artikel

Pameran Tunggal "Jejak" bersama Rumah Anak Bumi

Pemateri Pelukis Adikara dan Moderator Ridwan Manantik (pendiri Rumah Anak Bumi) dalam acara diskusi Pameran Tunggal Adikara ...