Milenial Jangan Takut Berbisnis

Generasi milenial saat ini berlomba lomba mendirikan tempat usaha baik sendirian maupun berkelompok bersama sama teman temannya (Tulisan Tangerang Ekspres 10/04 Kab.tangerang/sosok)

Dewasa ini masyarakat melihat perubahan era digital begitu cepat dalam hal transaksi penjualan melalui online, hal ini banyaknya coffe shop, tempat makanan mobile, dan makanan tradisional dengan kemasan modern bahkan hingga ekspor.

Perkembangan dunia usaha menjadi peranan penting bagi dunia pendidikan khususnya Non Formal selain untuk menyiapkan SDM siap kerja dan peranan LKP di Kab.Tangerang akan memberikan fungsi penting dalam peningkatan Kapasitas SDM ujar Dian Mayangsari Bidang Kerjasama Antar Lembaga Kab.Tangerang saat diskusi bersama Pengurus DPC HIPKI (Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia) kab Tangerang di kantor Bupati lantai 2,10April 2019  Bersama ketua HIPKI ,Agus Hasanudin,ST berharap dapat meningkatkan Sinegitas HIPKI dengan Pemerintah Daerah Kab.Tangerang untuk meningkatkan potensi SDM yang siap kerja dan mengetaskan Pengangguran, Dimana HIPKI merupakan lembaga profesional di bidang pendidikan Non Formal.
Kangagus belajar barista bersama UKM Pekal Kopi owner Kang Yuniar memberikan konsep wirausaha bagi milenial yang ingin bergabung menjadi wirausaha Baru.

Industri Kreatif Kopeah Bambu Tangerang Model KBT

Bahan baku bambu dapat di rubah menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual dan manfaat agar hasil industri kreatif dapat memberikan nilai untuk meningkatkan ekonomi umat
Peci anyaman bambu
Model Kopeah Anyaman Bambu "KBT"
Founder Komunitas topibambu sekaligus pemilik Galery Bambu Craft Tangerang yang berada di Cikupa ini biasa di kenal Kang Agus dengan akun blog  www.kangagush.blogspot.com memiliki inovasi dan karya nyata membuat konsep bahan baku anyaman bambu agar tetap lestari dan punah, ujar kangagus saat ini menjadi ketua HIPKI, www.hipkitangerang.blogspot.com
Kopeah BaMbu Tangerang ALf Din

Industri kreatif Baju Pengantin dan Batik motif Kabupaten Tangerang

Aksesoris dan pemanfaatan sisa kain batik dapat dibuat aneka aksesoris pelengkap kain pengantin. Owner  desain batik dan fashion ini Lia ayu Susilowati tinggal di Cikupa dan sebagai Ahli Batik LKP topibambu foundation yang telah memiliki sertifikasi dari Bekraf.